Kylian Mbappe Kritik Pedas Real Madrid Setelah Dipermak Benfica: Main Buruk dan Tak Bermental Juara

Real Madrid mengalami kekalahan pahit pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026 setelah dipermak tuan rumah Benfica 2-4.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 29 Januari 2026, 11:34 WIB
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, bereaksi selama pertandingan fase liga Liga Champions melawan Benfica di Stadion Da Luz, Lisbon, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. (Patricia De Melo Moreira/AFP)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid mengalami kekalahan pahit pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026 setelah dipermak tuan rumah Benfica 2-4, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. 

Hasil tersebut membuat Los Blancos gagal lolos langsung ke babak 16 besar Liga Champions karena menempati peringkat 9 klasemen. Alhasil, tim besutan Alvaro Arbeloa harus bertarung di playoff untuk merebut tiket ke 16 besar. 

Advertisement

Ini dua musim berturut-turut Real Madrid harus melakoni babak playoff, yang tentu saja mengecewakan.

Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, sangat kecewa dengan kekalahan telak dari Benfica tersebut. Seperi dilansir dari Marca, pemain berkebangsaan Prancis tersebut mengakui El Real tampil di bawah performa terbaik musim ini. 

Dia juga menjelaskan alasan di balik kinerja tak maksimal Madrid tersebut. 

 


Akui Bermain Buruk

Skuad Jose Mourinho mengalahkan Real Madrid dengan skor meyakinkan 4-2. (AFP/FILIPE AMORIM)

Menurut Mbappe, faktor yang pertama adalah Real Madrid tidak punya konsistensi dalam permainan. Mantan pemain PSG tersebut mengatakan masalah itu harus segera diselesaikan. 

“Saya tidak punya penjelasan yang jelas. Kami kurang konsisten dalam permainan kami, dan itu sesuatu yang harus kami perbaiki. Tim juara tidak bisa bermain bagus satu hari lalu tampil buruk di hari berikutnya. Ini menyakitkan karena kami ingin memasuki Februari dengan sedikit ruang untuk berkembang, tetapi kami memang pantas berada di posisi sekarang,” ujar Mbappé di mixed zone setelah pertandingan.   

"Kami bermain buruk. Setelah skor 2-2, gol keempat tidak mengubah apa pun, tetapi memalukan jika kiper bisa mencetak gol. Itu tidak normal. Gol ketiga juga tidak banyak mengubah keadaan; hanya menambah rasa frustrasi. Kami sebenarnya datang setelah menjalani tiga pertandingan dengan level permainan bagus, tetapi tidak bisa mempertahankannya,” tegasnya.   

 


Setiap Detail Penting di Liga Champions

Vangelis Pavlidis ditekel oleh Aurelien Tchouameni dalam laga Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid di Lisbon, 29 Januari 2026. (AP Photo/Armando Franca)

Mbappe menegaskan bermain di Liga Champions itu berbeda. Setiap detail penting. Jika tidak bisa melakukannya, jangan berharap bisa melenggang terus dengan mudah. 

“Pekan lalu kami bermain bagus, dan sekarang tidak. Kami butuh konsistensi. Kami kekurangan sedikit dari segala aspek. Saya tidak bisa mengatakan ini hanya soal sikap atau hanya soal sepak bola, ini masalah secara keseluruhan," tutur Mbappe. 

"Di Liga Champions, setiap detail itu penting, dan jika Anda tidak siap untuk menang, itu akan terlihat," imbuhnya. 


Minta Dukungan Suporter

Kylian Mbappe merayakan gol untuk Real Madrid dalam laga kontra Manchester City di Liga Champions 2024/2025, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Meskipun Real Madrid harus berjuang lagi di Liga Champions, Mbappe meminta suporter tak berhenti memberi dukungan. 

"Saya meminta Santiago Bernabéu untuk mendukung kami dengan penuh semangat. Kami belum tersingkir dari Liga Champions, dan di LaLiga kami sedang dalam tren yang bagus," ujar Mbappe. 

"Jika Bernabeu bersama kami, kami akan memainkan pertandingan yang hebat pada hari Minggu,” sambung pemain berusia 27 tahun tersebut. 

Sumber: Marca 

Berita Terkait