Pengorbanan Mihailo Perovic Dibayar Tuntas dengan Kemenangan Persebaya atas Bali United

Mihailo Perovic menjadi simbol semangat juang Persebaya Surabaya dalam kemenangan krusial di Pulau Dewata pada pekan ke-20 BRI Super League.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 10 Februari 2026, 21:45 WIB
Penyerang Persebaya Surabaya, Mihailo Perovic, berhasil menyumbangkan satu gol saat timnya menang 3-1 atas Bali United pada laga pekan ke-20 BRI Super League musim ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (07/02/2026) malam WIB. (dok. Persebaya Surabaya)

Bola.com, Surabaya - Darah mengalir, rasa sakit mendera, namun tekad tak runtuh. Sosok striker Mihailo Perovic menjadi simbol semangat juang Persebaya Surabaya dalam kemenangan krusial di Pulau Dewata pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.

Penyerang berpaspor Montenegro itu menunjukkan semangat luar biasa dalam duel kontra Bali United. Meski mengalami cedera di bagian kepala hingga berdarah, ia tetap mampu memberi kontribusi nyata bagi Green Force.

Advertisement

Laga tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026) malam WIB. Perovic mencatatkan namanya di papan skor dalam kemenangan meyakinkan Persebaya dengan skor 3-1 atas tuan rumah Bali United.

Namun, kontribusi itu datang dengan pengorbanan besar. Sebelum mencetak gol, Perovic terlibat benturan keras dengan pemain Bali United yang membuat kepalanya mengalami luka cukup serius.

Benturan tersebut membuat kondisi fisiknya menurun drastis. Rasa nyeri hebat dirasakan sang striker, bahkan hingga memengaruhi kemampuannya untuk berlari normal di lapangan.

“Setelah terjangan tersebut, saya merasakan sakit yang luar biasa di kepala saya dan saya tidak bisa melanjutkan (pertandingan). Saya mencoba (tetap bermain) tetapi setiap kali saya melakukan sprint atau berlari, saya merasa kepala saya seperti meledak,” ungkap Perovic.

 


Pantang Menyerah

Penyerang Persebaya Surabaya, Mihailo Perovic, berhasil menyumbangkan satu gol saat timnya menang 3-1 atas Bali United pada laga pekan ke-20 BRI Super League musim ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (07/02/2026) malam WIB. (dok. Persebaya Surabaya)

Meski demikian, Mihailo Perovic menolak menyerah. Dengan kepala yang dibalut perban, striker berusia 29 tahun itu tetap melanjutkan pertandingan dan menunjukkan mental baja.

Usahanya terbayar pada menit ke-26. Dia melepaskan tembakan akurat yang gagal diantisipasi kiper Bali United, sekaligus membawa Persebaya unggul sebelum akhirnya ia ditarik keluar pada menit ke-40.

Gol tersebut terasa sangat spesial bagi Perovic. Dalam dua laga sebelumnya, ia sempat mencetak gol, namun selalu dianulir VAR. Kali ini, tak ada drama. Golnya sah dan menjadi pelampiasan emosional yang tertunda.

 


Koleksi 4 Gol

Hingga saat ini, Perovic telah mengoleksi empat gol dari 18 penampilan bersama Persebaya Surabaya. Catatan itu perlahan mempertegas perannya di lini depan Tim Bajul Ijo.

“Saya sangat puas dan senang dengan gol saya dan saya akan berjuang untuk mencetak lebih banyak gol lagi (bersama Persebaya),” ujarnya.

Kemenangan atas Bali United juga memiliki makna penting bagi Tim Bajul Ijo. Selain meraih tiga poin, Persebaya Surabaya sukses memutus tren negatif saat bertandang ke Pulau Dewata.

 


Perpanjang Tren Positif

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang rekor positif Persebaya menjadi 13 pertandingan tanpa kekalahan di semua ajang. Sebuah pencapaian yang menambah kepercayaan diri tim.

“Mengenai kemenangan kami kemarin, saya dapat mengatakan itu adalah kemenangan yang penting bagi kami dan kami bermain dengan sangat baik,” ucap Perovic.

Menatap laga berikutnya, Mihailo Perovic bertekad menjaga momentum kebangkitan tim. Ia berharap performa positif ini bisa terus berlanjut demi kebanggaan suporter.

“Semoga kami bisa melanjutkan kemenangan beruntun kami dan membawa banyak kemenangan dan poin untuk Bonek dan Bonita,” pungkasnya.

Terdekat, Persebaya akan menjamu Bhayangkara FC memasuki pekan ke-21 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (14/2/2026).


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait