BRI Super League: Pengalaman Pertama Bawa Persik Jadi Musafir, Marcos Reina Tetap Fokus Kalahkan PSIM di Gresik

Pelatih Persik, Marcos Reina, bersiap membawa tim asuhannya mengalahkan PSIM dalam laga kandang rasa tandang.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 12 Februari 2026, 21:30 WIB
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina dan Ezra Walian. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyayangkan laga kandang tim asuhannya yang harus dilangsungkan di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jumat (13-2-2026). Meski begitu, dia tak mau larut dalam kekecewaan. 

Bahkan pelatih berpaspor Spanyol itu menyatakan tim asuhannya siap meladeni PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 tersebut. Meski, menurut Marcos Reina, pertandingan nanti tak akan mudah. 

Advertisement

"Ini pertandingan kandang, tapi atmosfernya tak seperti bila kami main di rumah sendiri. Ini jelas tak mudah karena tim masih harus melakukan perjalanan ke Gresik. Ini pengalaman pertama menarik bagi saya. Tapi, itu bukan alasan kami untuk menyerah dengan situasi ini," ujar Reina.

Ini memang pengalaman perdana bagi Marcos Reina memimpin Persik sebagai tuan rumah berstatus musafir.

Putaran pertama lalu, Ong Kim Swee yang mengawal Persik main di Gresik, masing-masing saat dikalahkan Madura United 1-2 dan imbang kontra Persebaya 1-1.


Taktik Berbeda

Persib Bandung meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu Persib di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Senin (5/1/2026) malam WIB. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Setelah sukses mengamankan dua pertandingan kandang di Kediri dengan mengalahkan Bali United 3-2 dan Dewa United 2-1, Marcos Reina menyiapkan taktik berbeda untuk membekuk PSIM.

"Tiap pertandingan pasti beda dengan pertandingan lainnya. Saya tak akan memakai taktik sama seperti melawan Bali United dan Dewa United. Maka, saya harus menyiapkan game plan terbaik untuk mengalahkan PSIM," ujarnya. 

Marcos Reina juga mengakui tak mudah bagi sebuah tim meraih kemenangan tiga kali beruntun di sebuah kompetisi. Namun, dia dan para pemain sepakat untuk melanjutkan tren positif tersebut. 

Satu di antara yang dilakukan Marcos Reina adalah memperkuat mental Ezra Walian dkk. agar tetap fokus dan punya spirit kuat seperti ketika dua laga sebelumnya.

"Kami sudah punya mental bagus di dua pertandingan lalu. Tapi, kita harus lebih kuat lagi menghadapi PSIM karena tak mudah bagi sebuah tim meraih kemenangan tiga kali beruntun. Tapi, kami akan berusaha meraih itu," lanjutnya.


Kelebihan PSIM

Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Marcos Reina juga menyebut PSIM tim yang punya materi pemain berkualitas dan mampu mengubah cara bermain yang sulit diprediksi. 

"PSIM tim yang tiap saat bisa mengancam lawan. Mereka pintar bermain dengan banyak variasi ketika menguasai bola. Mereka mampu bikin gol dari situasi permainan terbuka maupun set pieces bola mati. Tapi, fokus kami bagaimana memanfaatkan kelemahan mereka untuk menang, dan berusaha maksimal agar kami tak kalah," tuturnya. 

Sebelum bentrok, Persik menempati peringkat ke-11 dengan 25 poin di klasemen sementara sedangkan posisi PSIM jauh lebih baik, yakni bertengger di urutan ketujuh berkat koleksi 31 angka. 

Jika satu di antara tim memenangkan pertarungan ini maka ranking Persik bisa melonjak di posisi sepuluh besar, begitu pula Laskar Mataram yang akan kembali ke jalur papan atas.

Berita Terkait