Aksi Lionel Messi Kejar Wasit Jadi Viral, MLS: Tidak Ada Pelanggaran

Video Lionel Messi kejar wasit usai Inter Miami kalah telak dari LAFC jadi viral, MLS tegaskan tak ada pelanggaran.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 Februari 2026, 12:30 WIB
Penyerang Inter Miami Lionel Messi bereaksi terhadap wasit sementara gelandang Yannick Bright (42) bereaksi di lapangan selama babak pertama pertandingan MLS melawan Los Angeles FC, Minggu, 22 Februari 2026, di Los Angeles, California. (AP Photo/Jessie Alcheh)

Bola.com, Jakarta - Major League Soccer (MLS) memastikan Lionel Messi tidak melanggar aturan apa pun setelah insiden yang terjadi usai laga pembuka musim Inter Miami melawan LAFC, Sabtu malam atau Minggu (22-2-2026) WIB.

Dalam pertandingan tersebut, Inter Miami kalah 0-3 dari tuan rumah.

Advertisement

Sebuah video yang diunggah jurnalis Sintesis Deportes, Giovanni Guerrero, di platform X memperlihatkan Messi tampak menghampiri perangkat pertandingan saat mereka memasuki sebuah pintu di area LA Coliseum.

Dalam rekaman itu, penyerang Inter Miami, Luis Suarez, terlihat berusaha menahan Messi. Namun, Messi melepaskan diri dari pegangan rekannya dan menghilang di balik pintu tersebut.

Beberapa detik kemudian, ia keluar dan kembali bersama Suarez menuju ruang ganti timnya.


Tak Ada Pelanggaran

Lionel Messi #10 dari Inter Miami CF berlari membawa bola selama pertandingan MLS antara Los Angeles Football Club dan Inter Miami CF di Los Angeles Memorial Coliseum pada 22 Februari 2026 di Los Angeles, California. (Ryan Sirius Sun/Getty Images via AFP)

Pihak liga menegaskan tidak ada pelanggaran dalam insiden tersebut.

"Area yang dimasuki bukanlah area terbatas, yang biasanya ditandai dengan papan penunjuk," kata juru bicara MLS kepada Guardian, Minggu waktu setempat.

"Itu bukan ruang ganti wasit. Liga telah meninjau rangkaian kejadian tersebut dan tidak menemukan Messi atau pihak lain melanggar kebijakan liga," tambah sang jubir.

Chris Rivett, Direktur Komunikasi Professional Referee Organization (PRO), badan yang mengelola perwasitan profesional di Amerika Utara, menyatakan telah dikonfirmasi kepada ofisial pertandingan bahwa Messi tidak memasuki ruang ganti wasit.


Perbandingan Kasus

Lionel Messi #10 dari Inter Miami CF bereaksi selama pertandingan MLS antara Los Angeles Football Club dan Inter Miami CF di Los Angeles Memorial Coliseum pada 22 Februari 2026 di Los Angeles, California. (Shaun Clark/Getty Images via AFP)

Video tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memunculkan perbandingan dengan insiden pada 2023 yang melibatkan bek FC Cincinnati, Matt Miazga.

Saat itu, Miazga dijatuhi sanksi larangan bermain tiga pertandingan, yang kemudian dikurangi menjadi dua, karena memasuki ruang ganti wasit setelah kemenangan play-off atas New York Red Bulls.

Professional Soccer Referees Association (PSRA), serikat pekerja yang mewakili wasit MLS, menyebut Miazga sampai harus dipaksa keluar dari ruang ganti setelah secara marah mengonfrontasi ofisial pertandingan, deskripsi yang dibantah oleh pihak FC Cincinnati.

Dalam kasus tersebut, penyelidikan liga juga menggunakan rekaman video, meski tidak pernah dirilis ke publik. Miazga akhirnya absen di dua laga play-off, dan Cincinnati tersingkir di final Wilayah Timur oleh Columbus Crew.


Riwayat Mengkritik Wasit di MLS

Selebrasi Lionel Messi dalam laga Inter Miami vs Orlando City di semifinal Leagues Cup 2025, Kamis (28/8/2025). (AP Photo/Lynne Sladky)

Messi memiliki riwayat kritik terhadap kepemimpinan wasit di MLS. Setelah kekalahan 0-3 dari Orlando City SC pada 2025, ia menggunakan kesempatan wawancara pascalaga di Apple TV untuk mengkritik wasit Guido Gonzales Jr, yang dinilainya gagal melihat backpass.

Orlando kemudian mencetak gol dalam rangkaian serangan setelah itu, dan Messi mengatakan Gonzales mengakui kelalaiannya.

"Terkadang ada kesalahan di momen-momen krusial," kata Messi kepada Apple TV.

"Itu juga terjadi di pertandingan terakhir. Bukan mencari alasan, tetapi selalu ada masalah dengan wasit dan saya pikir MLS harus melihat beberapa kepemimpinan wasit," ujar Messi.

Pada pertandingan sebelumnya, Messi dan Suarez menerima kartu kuning karena protes keras kepada wasit.

Empat hari sebelum itu, dalam laga melawan San Jose Earthquakes, Messi kembali mendapat kartu, kali ini setelah pertandingan usai, akibat konfrontasi emosional dengan wasit Joe Dickerson, yang menurutnya melewatkan sebuah pelanggaran di masa tambahan waktu.

Kendati beberapa kali terlibat ketegangan dengan perangkat pertandingan, Messi belum pernah dijatuhi sanksi disipliner atas tindakannya terhadap wasit di MLS.

Messi dua kali menerima hukuman untuk hal yang tidak terkait dengan wasit: didenda karena menempatkan tangannya di leher asisten pelatih NYC FC, Mehdi Ballouchy, seusai laga tahun lalu, serta menjalani larangan satu pertandingan musim panas lalu karena absen dalam MLS All-Star Game.

 

Sumber: The Guardian

Berita Terkait