3 Negara dari Tiga Konfederasi Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Erick Thohir: Panggung Ideal untuk Menguji Kekuatan Baru

Publik Indonesia tidak lama lagi akan menyaksikan aksi Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Event ini jadi era baru untuk Timnas Indonesia yang kini diasuh pelatih anyar John Herdman.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 23 Februari 2026, 22:34 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menonton Dewa United Vs Borneo FC Samarinda. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan).

 

Bola.com, Jakarta - Publik Indonesia tidak lama lagi akan menyaksikan aksi Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Event ini jadi era baru untuk Timnas Indonesia yang kini diasuh pelatih anyar John Herdman

Advertisement

FIFA telah secara resmi meluncurkan jadwal untuk perhelatan FIFA Series 2026, dengan Jakarta ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah pada 27 dan 30 Maret mendatang.

Momen ini disambut optimisme Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang melihatnya sebagai panggung ideal untuk menguji kekuatan baru Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman.

Turnamen yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini tidak hanya akan menampilkan Skuad Garuda, tetapi juga tiga negara dari konfederasi yang berbeda: Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).

Kehadiran tim-tim dengan latar belakang sepak bola yang beragam ini dipandang Erick Thohir sebagai kesempatan emas.

"Ajang ini tak hanya menjadi uji coba yang baik bagi pelatih baru, John Herdman, tapi juga kesempatan bagi para pemain Timnas untuk menjajal kemampuan dan gaya bermain berbeda dari konfederasi berbeda," ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin (23/2/2026).

 

 

 

 

 

 

 


Tantangan Pertama Hadapi St. Kitts and Nevis

Tim Nasional St. Kitts and Nevis siap berlaga di FIFA Series 2026 Indonesia. (Dok. sknfa.com)

Erick Thohir menambahkan bahwa FIFA Series adalah ajang yang sangat tepat untuk uji coba karena Timnas akan langsung dihadapkan pada dua gaya permainan yang kontras.

Pertandingan pertama Indonesia pada 27 Maret 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya. Skuad Garuda dijadwalkan melawan St. Kitts and Nevis, sebuah negara dari konfederasi CONCACAF.

Erick Thohir menyoroti karakteristik unik lawan perdana ini. "Di pertandingan pertama, Indonesia akan melawan St. Kitts and Nevis (CONCACAF), yang merupakan bekas koloni Inggris," kata Erick Thohir. 

"Gaya main mereka banyak mengadopsi British football style, dan juga mengandalkan counter attack," jelas Erick.

Ini akan menjadi tantangan taktis perdana bagi John Herdman untuk meracik strategi yang mampu meredam kecepatan dan efisiensi permainan lawan.


Setelah Itu Bertemu Bulgaria atau Kepulauan Solomon

Jika berhasil melewati hadangan pertama, tantangan berikutnya tidak kalah berat. Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan pemenang dari duel antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.

Kedua tim ini menawarkan gaya bermain yang sangat berbeda, memberikan Skuad Garuda pengalaman berharga. Mulai dari Kepulauan Solomon yang terkenal dengan pemain-pemain teknis dan skillful berkat pengaruh kuat futsal dan sepak bola jalanan.

Di sisi lain, Bulgaria merepresentasikan kekuatan sepak bola Eropa Timur yang pragmatis, sangat disiplin dalam bertahan, dan berbahaya saat memanfaatkan momen individu.

Pada akhirnya, Erick Thohir berharap turnamen ini menjadi fondasi penting bagi era baru Timnas Indonesia. Dengan pelatih baru dan tantangan dari tiga benua yang berbeda, FIFA Series 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator untuk membangun kembali kekuatan Skuad Garuda di panggung internasional.

"Saya berharap, Timnas di era pelatih baru ini bisa memanfaatkan ajang ini untuk membangun kembali kekuatan Timnas," ungkap Erick.


Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026

  • Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis - Pukul 20.00 WIB
  • Bulgaria vs Kepulauan Solomon - Pukul 15.30 WIB

Senin, 30 Maret 2026

  • Perebutan tempat ketiga - Pukul 15.30 WIB
  • Final FIFA Series 2026 - Pukul 20.00 WIB

Berita Terkait