Respons Maarten Paes usai Langsung Jadi Kiper Utama Ajax: Semua Pemain Bisa Bersaing Kok

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjalani debut bersejarahnya bersama Ajax Amsterdam.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 24 Februari 2026, 13:45 WIB
Maarten Paes menjalani debut bersama Ajax Amsterdam saat menjamu NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026 di Johan Cruyff ArenA, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. (Instagram Maarten Paes)

Bola.com, Amsterdam - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjalani debut bersejarahnya bersama Ajax Amsterdam. Ia melakoni laga pertamanya bersama Ajax saat bermain versus NEC Nijmegen pada lanjutan pekan ke-24 Eredivisie 2025/2026.

Sayangnya, hasil akhir bagi debut Paes di klub yang dijuluki de Godenzonen tersebut kurang berjalan sempurna. Ajax dipaksa bermain draw 1-1 oleh tamunya NEC di Stadion Johan Cruyff ArenA, Amsterdam, Minggu (22/2/2026).

Advertisement

Maarten Paes menjadi starter pada pertandingan tersebut, menggantikan Vitezslav Jaros yang harus absen hingga akhir musim karena cedera. Paes tampil penuh percaya diri sejak awal permainan, melakukan beberapa kali penyelamatan krusial dan build-up yang ciamik dari posisinya.

Aura positif untuk Ajax terlihat saat unggul lebih dulu melalui gol Mika Godts pada menit ke-39. Keunggulan 1-0 untuk Ajax bertahan hingga waktu turun minum. Setidaknya gawang Paes bersih di 45 menit pertama.

Namun memasuki menit ke-57, gawang Ajax yang dikawal Paes kebobolan. Berawal dari situasi sepak pojok, bola gagal dibuang jauh-jauh para pemain Ajax Amsterdam dan terjadi kemelut.

Darko Nejasmic dengan posisi terjatuh, menyelesaikan peluangnya dengan bola mendatar dan lolos dari jangkauan Maarten Paes. Membuat NEC Nijmegen berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga laga bubar.

 


Bicara soal Persaingan di Tim

Kiper Ajax dan Timnas Indonesia, Maarten Paes. (Ajax.nl)

Kedatangan Maarten Paes seolah langsung menjawab keputusan Ajax menggaetnya di tengah musim ini. Ia diboyong dari FC Dallas dengan nilai transfer 1,2 juta euro dan kontrrak berdurasi 3,5 musim ke depan.

Ajax sempat punya dua kiper senior yakni Vitezslav Jaros dan Remko Pasveer. Nama Remko Pasveer sudah hijrah ke Heracles Almelo bersamaan datangnya Paes. Kekuatan di pos penjaga gawang berkurang dengan cedera serius Jaros yang harus absen sampai akhir musim ini.

Alhasil ada sosok Maarten Paes yang bisa diandalkan, ketimbang dua kiper muda Ajax, Joeri Heerkens dan Paul Reverson. Maarten Paes langsung memberi bukti akan kualitasnya saat melawan NEC Nijmegen.

"Saya sangat rasional tentang hal itu. Saya bermain untuk logo di dada, jadi saya menerima peran apa pun," ujar Maarten Paes.

"Saya pikir itu terbuka. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah menunjukkan diri saya," tegas pemilik 10 caps di Timnas Indonesia.

 


Satu Pertanyaan Singkat

Ada secuil cerita yang dituturkan Maarten Paes yang berada di bawah mistar gawang Ajax menghadapi NEC Nijmegen dini hari tadi. Saat ini, Paes berstatus sebagai kiper utama Ajax, setelah cedera serius yang dialami Vítezslav Jaros.

Perjalanan yang cukup cepat dan penuh kejutan bagi Maarten Paes. Sebab ia baru mendarat sebagai pemain baru Ajax pada 2 Februari lalu. Dia masih ada di bangku cadangan saat Ajax menggasak Fortuna Sittard 4-1 pekan lalu.

Cederanya Vitezslav Jaros dalam sesi latihan, membuat Ajax mau tidak mau menunjuk Maarten Paes sebagai kiper utama, dimulai dari laga versus NEC Nijmegen. Lantas seperti apa pengakuan Maarten Paes?

"Saya dan pelatih (Fred Grim) sempat berbicara singkat kemarin. Sejak saya tiba di sini, kami memiliki kontak yang baik. Fred Grim selalu terbuka kepada saya. Kemarin dia hanya bertanya: 'Apakah kamu siap?'" tutur Maarten Paes dilansir dari laman resmi Ajax.

"Tentu saja saya mengatakan siap," tegas Paes.

Sumber: Voetbal Primeur

Berita Terkait