Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) menghadapi sejumlah keputusan krusial pada musim panas mendatang. Di tengah persaingan merebut posisi empat besar Premier League demi lolos ke Liga Champions, MU juga harus menyelesaikan berbagai urusan di luar lapangan yang akan menentukan arah mereka musim depan.
Pada saat yang sama, kabar besar datang dari Prancis. Menurut laporan Fabrizio Romano, Zinedine Zidane telah mencapai kesepakatan verbal untuk menjadi pelatih Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026 musim panas nanti.
Pelatih Timnas Prancis saat ini, Didier Deschamps, dijadwalkan menyelesaikan kontraknya usai turnamen tersebut.
Zidane sebelumnya kerap dikaitkan dengan kursi pelatih MU sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021. Dalam dua periode menangani Los Blancos, pria 53 tahun itu mempersembahkan tiga gelar Liga Champions dan dua trofi La Liga.
Namun, dengan kesepakatan menuju Timnas Prancis tersebut, peluangnya ke Old Trafford praktis tertutup, sebuah perkembangan yang memperkuat posisi manajer interim United saat ini.
Carrick Jaga Asa Permanen di Old Trafford
Awal yang menjanjikan dari Michael Carrick sebagai manajer interim membuat MU tetap berada dalam persaingan empat besar.
Dengan 11 pertandingan liga tersisa, fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa.
Carrick tentu berharap bisa memanfaatkan sisa musim untuk meyakinkan dewan klub agar memberinya jabatan manajer secara permanen.
Sejumlah nama besar sempat dikaitkan dengan posisi tersebut, tetapi legenda klub itu kini memiliki peluang nyata untuk mempertahankan perannya, terlebih dengan kabar Zidane yang kian menjauh.
Peringatan Carrick untuk INEOS soal Casemiro
Sementara di sisi lain, Michael Carrick juga mengingatkan manajemen, termasuk pemilik baru INEOS, tentang tantangan besar yang akan dihadapi klub pada bursa transfer musim panas nanti, terutama terkait kepergian Casemiro.
MU telah mengonfirmasi gelandang bertahan asal Brasil itu akan meninggalkan klub ketika kontraknya habis, meski ia kembali menemukan performa terbaiknya musim ini. Carrick menilai peran Casemiro vital dan tidak mudah digantikan.
"Ya, dengarkan, itu adalah posisi yang penting, menurut saya," ujar Carrick.
"Tanpa bermaksud bias, tentu saja sebagai seorang mantan gelandang, tetapi saya pikir itu adalah posisi yang penting untuk menyatukan semuanya."
"Anda terhubung dengan seluruh tim, dan itu kadang secara emosional, sedikit secara mental, serta menunjukkan ketenangan dan pemahaman terhadap permainan. Dan Case memiliki pengaruh besar di dalam grup dalam hal itu," lanjutnya.
Kepergian Casemiro menciptakan lubang besar di lini tengah, baik secara teknis maupun kepemimpinan. Bagi MU, musim panas nanti bukan hanya soal mencari pelatih tetap, tetapi memastikan fondasi skuad tetap kuat untuk bersaing di level tertinggi.
Sumber: Express