MU Menang Sulit, Kobbie Mainoo Sindir Strategi Bola Mati Everton

Bintang Manchester United, Kobbie Mainoo, mengkritik strategi fisik Everton di area penalti melalui unggahan "Royal Rumble".

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 24 Februari 2026, 22:50 WIB
Reaksi penjaga gawang Manchester United asal Belgia, Senne Lammens (tengah) setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. Manchester United sukses memetik kemenangan di pertandingan pekan ke-27 Premier League 2025/2026. (Paul ELLIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0 atas Everton pada Selasa (24/2/2026) dini hari WIB, serta meninggalkan cerita yang menarik.

Selain mendapatkan tiga poin penuh, interaksi yang terjadi di media sosial setelah pertandingan menjadi sorotan publik, termasuk komentar dari Kobbie Mainoo.

Advertisement

Gelandang muda MU itu mengeluarkan sindiran yang lucu mengenai taktik bola mati yang diterapkan tim tuan rumah. Unggahan tersebut memicu berbagai reaksi dari para penggemar sepak bola di dunia maya.

Bertanding di Hill Dickinson Stadium, tim yang dilatih oleh Michael Carrick ini berhasil mempertahankan performa positif di Liga Inggris. Gol tunggal yang dicetak oleh Benjamin Sesko menjadi penentu kemenangan kelima bagi United dalam enam pertandingan terakhir di bawah kepemimpinan pelatih interim tersebut.

Dengan hasil yang mengesankan di markas lawan, Setan Merah kini berhasil naik ke posisi keempat di klasemen sementara Premier League. Suasana positif semakin terasa di ruang ganti tim yang bermarkas di Old Trafford, menciptakan harapan baru bagi para pendukungnya.


Lammens Layak Dipuji

Idrissa Gueye bertarung melawan Bruno Fernandes dalam pertandingan Premier League antara Everton dan Manchester United di Old Trafford pada 25 November 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Walaupun Sesko berhasil mencetak gol, kiper muda Senne Lammens layak mendapatkan pujian yang tinggi. Penjaga gawang berusia 23 tahun ini menunjukkan performa yang sangat mengesankan dan berhasil mencatatkan clean sheet tandang pertama klub sejak Maret 2025.

Everton terus menerus menyerang pertahanan MU dengan berbagai skema bola mati, terutama saat berusaha mengejar ketertinggalan di babak kedua. Para pemain The Toffees sering kali memadati area kotak enam yard untuk mengganggu konsentrasi Lammens dalam situasi sepak pojok.

Namun, kiper asal Belgia ini tetap mampu menunjukkan ketenangan yang luar biasa di bawah mistar gawang.

Ia berhasil melakukan sejumlah penyelamatan penting, mulai dari menepis sundulan hingga memotong umpan silang di tengah kerumunan pemain lawan.

Performa solid Lammens dalam menghadapi tekanan fisik dari lawan membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Penampilannya dianggap sebagai salah satu faktor kunci yang mengamankan kemenangan tipis bagi United.


Versi Mainoo dari Royal Rumble

Manchester United berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Everton pada laga pekan ke-27 Premier League di Hill Dickinson Stadium, Selasa (24/02/2026) dini hari WIB. Gol tunggal MU ke gawang The Toffees dicetak Benjamin Sesko pada menit ke-71. (AFP/Paul Ellis)

Setelah bunyi peluit panjang, Mainoo membagikan foto yang menunjukkan kerumunan pemain Everton di depan gawang Manchester United. Ia menggunakan Instagram Story untuk menampilkan momen kemelut yang terjadi di area penalti timnya.

Pada unggahan berikutnya, Mainoo mengaitkan suasana yang padat dan penuh kontak fisik itu dengan ajang gulat Royal Rumble WWE. Ini merupakan sindiran halus terhadap cara bermain Everton yang sangat mengandalkan kekuatan fisik.

Aksi spontan dari Mainoo tersebut langsung mendapatkan respons yang besar dari para penggemar Setan Merah di dunia maya. Banyak yang menilai unggahan tersebut sebagai bentuk pembelaan sekaligus penghargaan atas usaha keras Lammens di lapangan.

Beberapa penggemar bahkan menyebut pertandingan ini sebagai penampilan terbaik Lammens sejak bergabung dengan United. Tekanan fisik yang luar biasa yang berhasil ia hadapi menjadi bukti kematangan sang penjaga gawang muda.

Berita Terkait