Langganan Timnas Indonesia yang Bakal Absen di FIFA Series 2026: Diganggu Cedera dan Performa Menurun

Ada beberapa pemain yang terpaksa absen dari laga di FIFA Series 2026.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 26 Februari 2026, 07:00 WIB
Timnas Indonesia - Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Marselino Ferdinan (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menatap era baru bersama pelatih John Herdman. Tim Garuda akan menghadapi ujian pertama dalam pertandingan bertajuk FIFA Series 2026, akhir Maret mendatang.

Timnas Indonesia punya keuntungan dengan bermain di kandang sendiri. Selain Indonesia, ada Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St. Kitts and Nevis di grup ini.

Advertisement

Skuad Garuda dijadwalkan melawan Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret 2026. Tim pemenang akan bertemu di final padal 30 Maret 2026.

Pelatih John Herdman bakal menyusun kerangka tim terbaik pilihannya. Tentu hanya pemain yang dalam kondisi 100 persen fit dan didukung performa impresif di level klub, untuk diangkut ke medan persaingan FIFA Series.

Di sisi lain, ada pemain dengan riwayat sering menjadi langganan berseragam Timnas Indonesia, akan tetapi kali ini tak akan dipanggil John Herdman. Cedera dan performa yang belum menjanjikan menjadi alasannya.

Simak siapa saja pemain langganan Timnas Indonesia yang bakal absen di FIFA Series 2026, berikut ini:


Pratama Arhan

Pemain Suwon FC, Pratama Arhan berjalan meninggalkan lapangan setelah berlatih di sela pertandingan uji coba melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Senin (12/02/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Nama pertama dalam daftar ini adalah Pratama Arhan, pemain sayap kiri yang meroket namanya sejak era pelatih Shin Tae-yong. Pemain berusia 24 tahun ini sedang berkarier di Thailand bersama Bangkok United.

Pratama Arhan digaet Bangkok United pada Januari 2025, dengan durasi kontrak sampai Juni 2027. Tak mudah baginya mendapatkan tempat di tim utama Bangkok United.

Arhan acap kali jadi pelapis, dengan total memainkan 30 pertandingan dan menyumbang empat assist bersama Bangkok United di semua kompetisi dalam satu tahun kalender terakhir.

Hanya, Arhan baru saja naik meja operasi karena cedera meniskus. Arhan diperkirakan akan absen selama beberapa bulan, yang membuatnya terancam tidak bisa membela Bangkok United di sisa musim Thai League 1 2025/2026, sekaligus melewatkan FIFA Series 2026 bulan depan.

Sejak debutnya pada Mei 2021, Arhan telah mengumpulkan 50 caps dengan jersey Timnas Indonesia senior.


Marselino Ferdinan

Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, mencetak gol ke Gawang Arab Saudi pada matchday 6 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Selasa (19/11/2024) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Selanjutnya, sosok Marselino Ferdinan, yang sudah absen lama baik bersama klubnya AS Trencin di Slovakia, maupun bersama Timnas Indonesia. Marselino harus menepi karena cedera dan baru saja menjalani operasi kaki.

Marselino telah absen membela klub Slovakia, AS Trencin, sejak November 2025. Pemain kelahiran Jakarta pada 9 September 2004 itu juga tidak dapat memenuhi panggilan Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025 di Thailand akibat cedera hamstring.

Akibat cedera itu, Marselino juga tidak masuk skuad timnas senior dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Oktober tahun lalu, dan bakal berlanjut di ajang FIFA Series satu bulan lagi.

Lino meroket bersama Timnas Indonesia era Shin Tae-yong, dengan menjadi gelandang serang potensial. Ia mengemas total 37 penampilan dengan lima gol bersama Timnas Indonesia senior sejak debutnya pada Januari 2022.


Asnawi Mangkualam

Aksi Asnawi Mangkualam saat memperkuat Port FC menjamu Sukhothai FC dalam laga pekan keempat Thai League 1 2024/2025, Selasa (27/8/2024) malam. (Instagram/asnawi_bhr)

Kemudian ada Asnawi Mangkualam yang menikmati karier di Thailand bersama Port FC. Bahkan, Asnawi rutin mendapatkan kesempatan bermain di klub tersebut sejak dua musim terakhir.

Musim ini, Asnawi memainkan 16 pertandingan di ajang Thai League dengan menorehkan dua assist, plus satu penampilan pada Piala FA Thailand.

Jika ditotal, pemain berusia 26 tahun itu memainkan 66 laga dengan torehan satu gol plus delapan assist sejak berseragam Port FC di semua kompetisi.

Hanya, Asnawi Mangkualam mengalami cedera ACL pada akhir Januari kemarin, yang membuatnya harus naik ke meja operasi. Situasi ini juga membuat musimnya telah berakhir lebih cepat.

Kontrak Asnawi Mangkualam bersama Port FC masih berlaku hingga Juni 2029. Ia pernah merasakan persaingan di Liga Indonesia kala bermain untuk PSM Makassar sebelum abroad ke Korea Selatan dan sekarang di Thailand.

Asnawi juga pemain langganan era Shin Tae-yong, dengan total caps 48 pertandingan sejak debutnya pada Maret 2017.


Rafael Struick

Pemain tengah Dewa United, Rafael William Struick merayakan golnya ke gawang Shan United pada matchday ketiga Grup E AFC Challange League 2025-2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (1/11/2025) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Nama Rafael Struick masuk daftar ini. Striker potensial Dewa United. Ia menjadi pemain andalan Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong, dan punya pengalaman di Belanda bersama ADO Den Haag dan Australia di klub Brisbane Roar.

Usianya masih 22 tahun dan kariernya masih cukup panjang. Struick kini membela Dewa United sejak didatangkan awal musim ini.

Ia membukukan 10 laga di BRI Super League, dan tiga laga di AFC Champions League dengan torehan satu gol dan satu assist.

Rafael Struick punya 23 caps bersama Timnas Indonesia senior dengan torehan satu gol, ditambah belasan laga bersama Timnas Indonesia level kelompok umur. Kemampuan Struick kemudian merosot drastis, membuatnya tak dilirik lagi oleh Timnas Indonesia.

Bahkan ia tak masuk proyeksi pelatih Patrick Kluivert saat menghadapi persaingan di sisa Kualifikasi Piala Dunia 2026. Begitu pula di level klub, Struick absen di enam pertandingan terakhir Dewa United, termasuk skorsing kartu merah.


Ragnar Oratmangoen

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen (kanan) berusaha mengontrol bola di depan pemain Irak, Rebin Sulaka pada laga Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia menghadapi Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sosok Ragnar Oratmangoen menutup daftar ini. Pemain yang lagi berkarier di Belgia bersama FCV Dender, tetapi sering berkutat dengan cedera yang membuatnya banyak absen.

Musim ini, ia baru bermain 10 laga di semua kompetisi bersama FCV Dender dan mencetak sebiji gol. Situasi yang membuatnya seperti menurun drastis dalam karier di klub.

Ia baru punya 12 caps dan mencetak tiga gol untuk skuad Garuda, sejak debutnya di bulan Mei 2024. Ragnar Oratmangoen sempat menjadi tumpuan di lini depan Indonesia saat diasuh Patrick Kluivert.

Termasuk dua penampilan terakhirnya melawan Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan Oktober tahun lalu.

Dengan masih belum pulih 100 persen, membuatnya bakal melewatkan kesempatan tampil di FIFA Series bulan depan.

Berita Terkait