F1 2026 Ubah Format Kualifikasi usai Grid Bertambah Jadi 22 Mobil

Mulai 2026, format kualifikasi F1 berubah karena tambahan tim.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 26 Februari 2026, 11:45 WIB
Formula 1. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Jakarta - Format kualifikasi Formula 1 akan mengalami sedikit penyesuaian mulai musim 2026. Perubahan ini dilakukan setelah masuknya tim baru, Cadillac, yang membuat jumlah peserta bertambah dari 20 menjadi 22 pembalap.

Dengan hadirnya satu tim tambahan dan dua pembalap ekstra di grid, F1 perlu melakukan penyesuaian kecil pada sistem kualifikasi.

Advertisement

Meski begitu, struktur dasar tiga sesi knockout tetap dipertahankan, dan hanya 10 mobil yang akan melaju ke sesi penentuan posisi 10 besar (Q3).

Lantaran kini ada 22 mobil, berarti 12 pembalap harus tersingkir sebelum Q3. Hal ini berarti, enam pembalap paling lambat akan gugur di Q1, dan enam lainnya kembali tereliminasi di Q2.

Enam pembalap yang tersingkir di Q1 akan mengisi posisi start P17 hingga P22.


Sprint Qualifying

Para pembalap bersiap memulai putaran pemanasan sebelum Sprint Race Grand Prix Formula Satu Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, pada 26 Juli 2025. (SIMON WOHLFAHRT/AFP)

Sesi Q2 akan berlangsung selama 15 menit, dengan enam pembalap paling lambat kembali tersingkir untuk mengunci posisi P11 sampai P16 di grid.

Sementara itu, tidak ada perubahan untuk Q3. Sepuluh pembalap tercepat akan memperebutkan pole position serta posisi start 10 besar dalam sesi berdurasi 12 menit.

Format yang sama juga akan diterapkan pada sprint qualifying di enam seri yang dijadwalkan menghadirkan sprint race sepanjang musim 2026.


Kembali ke 22 Mobil

Pembalap Kick Sauber asal Jerman, Nico Hulkenberg, mengemudikan mobilnya selama sesi kualifikasi menjelang balapan Formula Satu Grand Prix Monako di sirkuit Monako, Sabtu, 24 Mei 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Terakhir kali F1 memiliki 22 mobil dan 11 tim di grid старт adalah pada musim 2016.

Menariknya, pada musim tersebut F1 sempat bereksperimen dengan format kualifikasi model gugur yang berbeda. Sistem baru itu diperkenalkan pada seri pembuka musim di Australia, tetapi langsung dibatalkan setelah hanya satu akhir pekan.

Saat itu, format eliminasi bertahap menyebabkan sejumlah mobil tidak turun ke lintasan di penghujung tiap sesi sehingga memicu kritik luas. F1 pun memutuskan untuk melakukan putar balik dan kembali ke format sebelumnya.

Kini, dengan bertambahnya jumlah peserta pada 2026, perubahan yang dilakukan jauh lebih sederhana, sekadar menyesuaikan jumlah pembalap yang tersingkir tanpa mengutak-atik fondasi sistem kualifikasi yang sudah berjalan.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait