Bola.com, Jakarta - Kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, mendapat kesempatan bermain untuk pertama kali sejak digaet Ajax di awal bulan ini. Ia tampil saat Ajax menjamu NEC Nijmegen pada pekan ke-24 Eredivisie 2025/2026 di Johan Cruyff ArenA, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB.
Maarten Paes menjadi starter menggantikan Vitezslav Jaros yang harus absen hingga akhir musim karena cedera. Sayangnya, Ajax cuma bisa bermain 1-1 melawan NEC.
Dalam laga akhir pekan lalu, Ajax unggul lebih dulu melalui gol Mika Godts pada menit ke-39. Tapi NEC Nijmegen bisa bangkit dan menjebol gawang Paes lewat gol Darko Nejasmic menit ke-57.
Hasil imbang membawa Ajax tergeser posisinya oleh NEC dengan berada di urutan keempat klasemen dengan nilai 43.
Tekad Membuktikan Diri
Terlepas dari kebobolan gol balasan NEC Nijmegen di babak kedua, Maarten Paes menunjukkan performa yang cukup baik pada debut resminya untuk Ajax. Sepanjang permainan, Paes melakukan 7 kali saves, 4 diving save, 1 saves in the box, hingga 12 recoveries.
Oleh Fotmob, kiper berusia 29 tahun itu memperoleh rating 7,6 di pertandingan ini. Meski sempat dikritik atas penampilannya saat melawan NEC, Maarten Paes sangat yakin ia bisa menjadi kiper pilihan utama Ajax, termasuk di 10 laga tersisa musim ini dan berlanjut di musim-musim berikutnya.
"Persaingan posisi kiper utama akan terbuka, dan saya harus membuktikan diri dalam latihan. Saya harus bersaing dengan kiper-kiper lain," ujar Maarten Paes kepada De Telegraaf via Voetbal Primeur, Rabu (25/2/2026)
Setelah hasil imbang melawan NEC Nijmegen, Paes bakal kembali jadi andalan di bawah mistar Ajax saat berkunjung ke markas PEC Zwolle, Minggu (1/3/2026).
Bisa Terima Kenyataan Jadi Pelapis?
Maarten Paes baru didatangkan awal bulan ini untuk menambah kekuatan di pos penjaga gawang tim Ibu Kota Belanda. Ia direkrut dari FC Dallas dengan durasi kontrak 3,5 tahun ke depan.
Saat ini ia dipilih menjadi kiper utama setelah Vitezslav Jaros cedera parah dan mengakhiri musim lebih cepat. Dengan cederanya Jaros, otomatis Paes naik pangkat menjadi kiper utama Ajax, sebab dua kiper lainnya masih cukup belia dan minim pengalaman (Joeri Heerkens dan Paul Reverson).
Posisi kiper utama milik Maarten Paes kemungkinan bisa dipertahankan musim depan, sebab Vitezslav Jaros akan kembali ke Liverpool setelah selesai dari masa peminjaman. Namun posisi Paes juga bisa goyah jika Ajax mendatangkan kiper baru di jendela transfer musim panas mendatang.
"Saya harus memastikan manajer baru tidak bisa mengabaikan saya. Kemudian apakah saya akan menerima kemungkinan menjadi kiper pelapis? Versi diri saya yang lebih muda akan marah tentang itu, tetapi sekarang saya sudah jauh lebih tenang sejak saat itu," tegas pemilik 10 caps di Timnas Indonesia.
Dapat Kritikan Lagi
Setelah menampilkan performa 90 menit di Johan Cruyff ArenA melawan NEC Nijmegen akhir pekan kemarin, Maarten Paes kembali mendapat kritik. Jika kemarin ia dikritik oleh Valentijn Driessen, seorang jurnalis dan komentator olahraga terkemuka asal Belanda, penilaian kali ini datang dari analis ESPN Nederland, Hans Kraay Jr.
Sang analis tersebut merasa kesal dengan beberapa aksi Maarten Paes meskipun sang kiper melakukan beberapa penyelamatan gemilang melawan NEC. Ia Hans Kraay Jr meragukan pernyataan Maarten Paes sebagai kiper penuh pengalaman.
"Setelah pertandingan, saya mendengar dia berkata: 'Tentu saja, saya seorang veteran berpengalaman.' Nah, kemudian saya berpikir sejenak: Anda seorang veteran berpengalaman jika Anda tidak mengoper setiap bola ke kaki para bek yang menjaga Anda, sehingga menimbulkan masalah bagi mereka. Anda bukan veteran berpengalaman jika Anda membuat rekan setimnya Josip Šutalo sakit leher selama satu setengah jam," ujar Hans Kraay Jr kepada Voetbal International.
Sumber: Voetbal Primeur