Arkhan Fikri sampai Marselino Ferdinan Bersaing Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik untuk PSSI Awards, Siapa Paling Menonjol?

Lima pesepak bola muda Indonesia bersaing dalam meraih penghargaan dalam PSSI Awards. Mereka antara lain; Arkhan Fikri, Marselino Ferdinan, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathurrahman, dan Rayhan Hannan.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 27 Februari 2026, 04:45 WIB
Duel antara Rio Fahmi (kiri) dan Dony Tri Pamungkas (kanan) saat pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC BRI Super League pekan ke-20 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Lima pesepak bola muda Indonesia bersaing dalam meraih penghargaan dalam PSSI Awards. Mereka antara lain; Arkhan Fikri, Marselino Ferdinan, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathurrahman, dan Rayhan Hannan.

Dalam ajang ini, PSSI membuka voting offline secara terbatas dalam rangkaian Indonesia Sports Summit 2025 pada 6-7 Desember 2025. Voting online untuk publik dijadwalkan berlangsung mulai 6 Januari hingga 26 Februari 2026.

Advertisement

Voting daring dapat diakses melalui laman PSSI. Publik diwajibkan memiliki akun Garuda ID untuk dapat memberikan suara di seluruh kategori yang tersedia.

PSSI Awards dijadwalkan digelar pertama kali pada Maret 2026. Penyelenggaraan tersebut bertepatan dengan agenda FIFA Series yang melibatkan Timnas Indonesia.

Dalam penyelenggaraannya, PSSI Awards membagi kategori penghargaan ke dalam dua kelompok utama. Kelompok pertama adalah Performance Awards Category yang pemenangnya ditentukan sepenuhnya melalui voting publik.

Yuk simak kiprah kelima pemain muda Timnas Indonesia itu dalam persaingan meraih gelar penghargaan PSSI Awards berikut ini:

 


Arkhan Fikri

Pemain Timnas Indonesia U-23, Arkhan Fikri menggiring bola dibayangi pemain Makau dalam laga Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (06/09/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Nama pertama dalam daftar ini adalah gelandang andalan Arema FC dan Timnas Indonesia U-23, Arkhan Fikri. Ia menjadi andalan beberapa musim terakhir. Usianya yang masih 21 tahun, namun susah digeser pemain lain.

Arkhan Fikri adalah gelandang modern berbakat dengan visi permainan tajam, keahlian mengatur tempo, dan distribusi bola yang akurat, menjadikannya metronom lini tengah yang krusial. Pemain Arema FC dan Timnas Indonesia ini unggul dalam memutus serangan lawan, kreativitas antar lini, serta kemampuan melepaskan umpan terukur.

Sampai dengan pekan ke-22 BRI Super League musim ini, Arkhan Fikri telah bermain sebanyak 17 pertandingan, atau 1.147 menit di atas lapangan. Dari jumlah itu, ia mengoleksi dua gol plus satu assist.

Pemilik 16 caps di Timnas Indonesia U-23 ini semakin matang, dan bisa dilirik John Herdman untuk promosi ke Timnas Indonesia senior.

 


Marselino Ferdinan

Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, merayakan gol yang dicetak oleh Ole Romeny ke gawang Bahrain pada laga kedelapan putaran ketiga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Lalu ada sosok Marselino Ferdinan. Pemain muda penuh potensi milik Indonesia bahkan sejak di Timnas Indonesia era pelatih Shin Tae-yong. Lino berperan besar meloloskan skuad Garuda menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Musim 2025/2026 menjadi babak baru bagi pemain berusia 21 tahun tersebut. Ia memutuskan menerima pinangan AS Trencin, klub di kompetisi sepak bola Slovakia dengan status pinjaman dari Oxford United.

Sejauh ini, Lino telah memainkan dua pertandingan bersama AS Trencin. Debutnya bersama AS Trencin terjadi pada 18 Oktober 2025. Lino bermain selama 45 menit kedua, ketika AS Trencin diimbangi Skalica 1-1 dalam pekan ke-11 Nike liga 2025/2026.

Sayangnya, cedera membelit Lino yang membuatnya harus naik meja operasi, dan menjalani pemulihan untuk beberapa waktu ke depan.

Lino meroket bersama Timnas Indonesia era Shin Tae-yong, dengan menjadi gelandang serang potensial. Ia mengemas total 37 penampilan dengan 5 gol bersama Timnas Indonesia senior sejak debutnya pada Januari 2022.

 


Fajar Fathurrahman

Kehadiran Fajar Fathurrahman diharapkan mampu memperkuat kedalaman skuad, khususnya di posisi bek sayap kanan. Ia diproyeksikan memberi dampak positif, sebagaimana performa impresifnya saat membela Borneo FC. (Foto: Dok Persija)

Berikutnya adalah penggawa Persija Jakarta, Fajar Fathurrahman yang baru saja direkrut dari Borneo FC di awal musim ini. Ia menorehkan banyak prestasi, terutama menyabet medali emas SEA Games 2023, dan konsistensi di Borneo FC.

Pemain berusia 23 tahun ini punya kecepatan eksplosif, dribel lincah, dan akurasi serangan tinggi. Ia juga dikenal disiplin dalam bertahan, memiliki stamina kuat, dan mampu bermain di semua posisi sayap (kanan/kiri).

Fajar merupakan bek sayap modern yang kuat dalam menyerang maupun bertahan. Sepanjang tahun 2025, Fajar tak tergantikan posisinya baik di Borneo FC maupun seelah pindah ke Persija Jakarta.

Sementara di level Timnas Indonesia, ia banyak memperkuat level U-23, dan layak dinantikan untuk mendapat kesempatan dari pelatih John Herdman.

 


Dony Tri Pamungkas

Dony Tri Pamungkas menunjukkan ekspresi dalam pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 antara Indonesia U-20 melawan Yaman U-20 pada Minggu, 29 September 2024.

Selanjutnya masih dari wakil klub Persija Jakarta, yaitu Dony Tri Pamungkas. Winger lincah dan jago crossing andalan tim Macan Kemayoran maupun Timnas Indonesia U-23.

Dony Tri Pamungkas adalah pesepakbola serbabisa (versatile) andalan Persija dan Timnas Indonesia, dikenal sebagai wing-back atau winger kiri lincah dengan akurasi umpan dan teknik tinggi.

Pemain kidal kelahiran 2005 ini memiliki kecepatan, mobilitas tinggi, visi bermain apik, serta kemampuan bertahan/menyerang yang solid.

Dony Tri Pamungkas juga menjadi tumpuan di Timnas Indonesia U-23, baik era pelatih Gerald Vanenburg maupun Indra Sjafri saat SEA Games akhir tahun kemarin.

 


Rayhan Hannan

Gelandang Persija Jakarta, Rayhan Hannan. (Bola.com/Dok.Instagram Persija Jakarta).

Persija mendominasi kategori pemain muda terbaik dalam PSSI Awards kali ini, sebab ada sosok Rayhan Hannan yang masuk dalam nominasi.

Pemain lincah dan punya kecepatan tinggi, Rayhan Hannan punya kans besar menjadi bintang masa depan Timnas Indonesia. Penggawa Persija Jakarta itu dikenal serba bisa di berbagai posisi. Selain menjadi gelandang, Rayhan Hannan bisa diandalkan berperan di sayap kanan maupun kiri.

Musim lalu, Rayhan Hannan membawa Persija finis di urutan ke tujuh BRI Super League. Sementara memasuki musim ini, Persija dibawanya bersaing dengan Persib menuju tangga juara.

Bersama Timnas Indonesia, menjadi andalan skuad Garuda U-23 pada tahun 2025. Ia bersinar di Piala AFF U-23 2025, membantu tim ke semifinal. Selain menjadi andalan di Timnas indonesia U-23, Rayhan Hannan juga sudah menorehkan 3 caps di tim senior Indonesia.

Berita Terkait