Red Bull Pertimbangkan Akhiri Kontrak Jurgen Klopp Lebih Cepat

Red Bull dikabarkan mulai kehilangan kesabaran terhadap kinerja Jurgen Klopp dalam perannya sebagai Global Head of Football.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 26 Februari 2026, 22:00 WIB
Jurgen Klopp telah merasakan empat laga final Liga Champions. Dari empat final itu, Klopp punya satu gelar juara yakni saat membawa Liverpool berjaya pada edisi musim 2018/2019 lalu. (AFP/Paul Ellis)

Bola.com, Jakarta - Red Bull dikabarkan mulai kehilangan kesabaran terhadap kinerja Jurgen Klopp dalam perannya sebagai Global Head of Football. Laporan dari Austria menyebutkan bahwa kerja sama antara kedua pihak bisa saja berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan, bahkan pada musim panas mendatang.

Klopp sebelumnya direkrut untuk memimpin dan menyelaraskan proyek multi-klub Red Bull di berbagai negara. Setelah sukses besar bersama Liverpool, ekspektasi terhadap pelatih asal Jerman itu sangat tinggi.

Advertisement

Ia diharapkan mampu membawa identitas permainan yang kuat, filosofi sepak bola modern, serta stabilitas jangka panjang bagi klub-klub yang berada di bawah payung Red Bull. Namun realitanya tidak berjalan sesuai harapan manajemen.

Beberapa klub utama dalam jaringan Red Bull tengah mengalami masa sulit. RB Leipzig hanya menargetkan finis empat besar di Bundesliga musim ini, jauh dari ambisi untuk benar-benar menantang gelar. Sementara itu, RB Salzburg bahkan telah memecat pelatih mereka setelah hasil yang mengecewakan.

Di luar Jerman dan Austria, situasi juga tak lebih baik. Leeds United disebut sedang berkutat dalam persaingan papan bawah, sementara proyek di Prancis, termasuk klub yang dikaitkan dengan jaringan tersebut, juga menghadapi ancaman degradasi.

Manajemen Red Bull mengharapkan dampak yang jauh lebih signifikan dari kehadiran Klopp. Sebagai figur dengan reputasi kelas dunia, kontribusinya dinilai belum mampu mengangkat performa keseluruhan proyek multi-klub secara konsisten.


Opsi Berpisah dan Masa Depan Klopp

Pelatih Liverpol, Jurgen Klopp pada laga 16 besar Liga Champions 2022/2023 melawan Real Madrid yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Kamis (16/03/2023) WIB. Laga dimenangkan oleh Real Madrid dengan skor 1-0. (AP Photo/Manu Fernandez)

Kontrak Klopp bersama Red Bull sebenarnya masih berlaku hingga 2029. Namun laporan media Austria menyebutkan bahwa perpisahan bisa terjadi lebih cepat apabila kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama.

Menariknya, jika Klopp mendapatkan peluang kembali ke kursi pelatih musim depan, Red Bull dikabarkan tidak akan menghalangi langkah tersebut. Hal ini membuka spekulasi bahwa sang pelatih mungkin lebih nyaman kembali ke peran teknis di lapangan dibanding posisi strategis manajerial tingkat global.

Nama Klopp sendiri masih memiliki daya tarik besar di Eropa. Beberapa klub top diyakini akan tertarik apabila ia benar-benar tersedia di pasar.


Pengganti Sudah Disiapkan?

Pelatih Wolfsburg, Oliver Glasner, memberikan arahan kepada pemainnya saat menghadapi Bayer Leverkusen pada laga pekan ke-28 Bundesliga di Stadion Bay Arena, Selasa (26/5/2020) waktu setempat. Wolfsburg menang 4-1 atas Bayer Leverkusen. (AFP/Marius Becker/POOL)

Dalam perkembangan lain, Red Bull disebut telah mengidentifikasi calon pengganti, yakni pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner. Kontrak Glasner di Palace akan habis pada akhir musim ini, dan masa depannya di Liga Inggris masih belum pasti.

Glasner dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan taktis modern dan pengalaman menangani klub di level Eropa. Ia dinilai cocok dengan filosofi permainan cepat dan agresif yang menjadi ciri khas tim-tim Red Bull.

Berita Terkait