Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Prediksi, Adu Strategi, dan Perkiraan Pemain

Spanyol vs Argentina di final Piala Dunia 2026, berlangsung Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB di MetLife.

Bola.com, Jakarta - Spanyol vs Argentina akan menjadi klimaks Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Partai puncak ini menandai pertemuan pertama dua juara kontinental di final Piala Dunia, mempertemukan organisasi pertahanan La Roja dengan keanggunan serangan La Albiceleste.

Datang sebagai kampiun Euro 2024, Spanyol mengincar bintang kedua dengan modal lini belakang yang kokoh dan eksekusi taktik yang konsisten sepanjang turnamen.

Di sisi lain, Argentina memburu status langka: menjadi tim pertama sejak Brasil 1962 yang mempertahankan gelar Piala Dunia, sekaligus berpeluang menjadi negara pertama yang menjuarai empat turnamen besar beruntun.

Menuju laga ini, Spanyol meredam Prancis di semifinal dan membatasi lawannya pada 0,31 Expected Goals (xG). Argentina bangkit atas Inggris setelah kebobolan gol pembuka dari Anthony Gordon; Lionel Messi mengirim assist untuk Enzo Fernandez, lalu Lautaro Martinez memastikan kemenangan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Duel Pertahanan Spanyol vs Daya Ledak Argentina

La Roja sempat menorehkan 649 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia 2026 hingga Charles De Ketelaere (Belgia) mematahkan rekor tersebut. Ketangguhan yang sama terlihat saat semifinal, ketika Spanyol menahan Prancis pada 0,31 xG—angka yang selaras dengan rerata xG yang diizinkan Spanyol sepanjang turnamen.

Tim asuhan Luis de la Fuente membukukan enam kemenangan beruntun dan enam clean sheet dalam edisi ini, yang diklaim sebagai rekor baru sepanjang masa untuk satu Piala Dunia pria. Organisasi lini belakang dan kompaknya blok pertahanan menjadi pijakan menuju partai puncak.

Kontras dengan Spanyol, Argentina belum mencatat clean sheet dalam lima laga terakhir. Namun, La Albiceleste justru menjaga produktivitas dengan minimal dua gol di setiap pertandingan, menjadikan mereka tim tertajam di ajang ini.

Hingga final, Argentina sudah mengemas total 19 gol—terbanyak di turnamen ini—sekaligus melampaui catatan 18 gol pada Piala Dunia 1930. Efektivitas serangan menjadi modal utama untuk menguji dinding Spanyol.

Rekor, Laju, dan Misi Gelar

Spanyol membidik gelar Piala Dunia pria kedua. Mereka tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan beruntun sejak tumbang dari Kolombia pada Maret 2024, laju yang menempatkan La Roja di ambang torehan sejarah lain.

Jika menang pada Minggu waktu setempat, Spanyol akan melampaui rekor tak terkalahkan terpanjang yang dipegang Italia (juara Euro 2020) di level sepak bola pria senior. Rekor ini menambah bobot misi gelar kedua di panggung dunia.

Argentina membawa status juara bertahan Copa America 2021 dan 2024 serta Piala Dunia 2022. Mereka bisa menyamai Italia 1938 dan Brasil 1962 sebagai negara ketiga yang mempertahankan gelar Piala Dunia pria.

Di tengah perburuan sejarah, Lionel Messi belum menutup kemungkinan tampil di Piala Dunia 2030 pada usia 43 tahun. Perdebatan mengenai statusnya sebagai pemain terhebat Argentina pun tetap mengemuka jelang laga penentuan.

Kesiapan Skuad dan Perkiraan XI

Spanyol diperkirakan menurunkan starting XI yang tidak berubah. Lamine Yamal sempat terlihat dengan perban di kaki kiri dan Pedro Porro mengeluhkan kelelahan otot usai semifinal, namun tidak ada kekhawatiran serius mengenai ketersediaan keduanya.

Duet Fabián Ruiz dan Rodri akan kembali menjadi poros permainan di lini tengah, menopang transisi dan sirkulasi bola La Roja. Stabilitas komposisi menjadi sinyal kepercayaan diri De la Fuente.

Argentina melaporkan 26 pemain dalam kondisi fit untuk final, memberi Lionel Scaloni keleluasaan meracik sektor sayap. Rodrigo De Paul diprediksi kembali ke starting XI menggantikan Giuliano Simeone yang lebih banyak melakukan pelanggaran di semifinal.

Di pos bek kanan, Gonzalo Montiel diperkirakan menggantikan Nahuel Molina. Di lini depan, Julián Álvarez akan berduet dengan Lionel Messi, sementara Lautaro Martinez kemungkinan memulai dari bangku cadangan.

Head-To-Head dan Latar Menuju Final

Dalam empat pertemuan terakhir di abad ke-21, Argentina menelan tiga kekalahan dari Spanyol. Salah satunya berakhir telak 6-1 pada laga persahabatan tahun 2018, hasil yang tetap membekas meski konteks turnamen berbeda.

Final di MetLife Stadium ini menjadi panggung pertama di mana dua juara kontinental terkini bertemu di pertandingan perebutan trofi Piala Dunia. Konstelasi ini menguatkan narasi duel gaya yang kontras antara keteguhan pertahanan dan agresivitas menyerang.

Kick-off berlangsung Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB, menjanjikan malam panjang yang sarat taktik dan detail kecil penentu. Dengan rekor, laju, dan ambisi besar di kedua kubu, batas tipis akan ditentukan oleh eksekusi pada momen-momen krusial.

Video Populer

Foto Populer