Jelang Final Piala Dunia 2026, Rodri Bocorkan Jurus Spanyol Meredam Lionel Messi: Jauhkan dari Kotak Penalti!

Rodri membeberkan dua strategi Spanyol meredam Lionel Messi di final Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Kapten Timnas Spanyol, Rodri, mengungkapkan rencana timnya untuk meredam ancaman Lionel Messi pada final Piala Dunia 2026.

Spanyol akan menghadapi Argentina di New York New Jersey Stadium, Minggu waktu setempat atau Senin (20-7-2026) dini hari WIB, dalam perebutan gelar juara.

Argentina datang ke partai puncak dengan mengandalkan Lionel Messi yang berpeluang meraih gelar Piala Dunia keduanya setelah membawa negaranya menjadi juara pada edisi 2022 di Qatar.

Menjelang pertandingan tersebut, Rodri memaparkan dua langkah utama yang akan diterapkan Spanyol untuk membatasi pengaruh Messi, yang menjadi top skor turnamen.

"Pertama, menjauhkannya dari kotak penalti. Kedua, ketika kami harus bertahan, kami harus berada lebih dekat dengannya dan bermain lebih agresif. Mungkin tidak terlalu banyak bertahan ke belakang," ujar gelandang Manchester City itu dalam wawancara dengan Diario As, dilansir World Soccer Talk.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sulit Diprediksi

Rodri mengatakan strategi tersebut sejalan dengan karakter permainan bertahan Spanyol. Meski demikian, ia mengakui Messi merupakan pemain yang sulit diprediksi sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi.

"Kami adalah tim yang menekan ke depan untuk memaksa lawan bermain ke belakang. Saya rasa itulah kunci pertandingan hari Minggu. Namun, menghadapi pemain seperti Leo yang sering kali sulit diprediksi, kami harus benar-benar waspada," katanya.

Final Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi laga final Piala Dunia ketiga sekaligus yang terakhir bagi Lionel Messi.

Pada kesempatan itu, ia akan menghadapi sejumlah pemain Spanyol yang tumbuh dengan mengaguminya saat masih memperkuat Barcelona, seperti Pau Cubarsi, Pedri, Gavi, dan Lamine Yamal.

Puji Kehebatan Messi

Rodri pun memberikan pujian atas konsistensi dan perjalanan karier Messi menjelang laga tersebut.

"Messi berbicara melalui apa yang telah ia lakukan. Namun, di luar penghargaan individu, kariernya sudah berbicara dengan sendirinya. Bertahun-tahun bermain di level tertinggi. Mampu mencapai usia, saya bahkan tidak tahu sekarang usianya berapa (39 tahun), dengan performa seperti itu dan masih menjadi pemain terbaik di Piala Dunia sungguh luar biasa," ujar Rodri.

Kapten Manchester City itu juga menegaskan bahwa Messi memiliki arti yang sangat penting bagi Argentina.

Meski begitu, menurutnya, Spanyol tidak hanya harus fokus kepada sang megabintang, tetapi juga mampu mengendalikan permainan Argentina secara keseluruhan.

"Bagi mereka, dia lebih dari sekadar pemain. Dia adalah anutan sekaligus pemimpin mereka. Namun, kami harus mampu mengendalikan Argentina dalam setiap fase permainan," kata Rodri.

 

Sumber: World Soccer Talk

Video Populer

Foto Populer