Putusan CAS Terkait Dokumen Bodong 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Ditunda hingga Pekan Depan

Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS menunda pengumuman keputusan terkait dokumen bodong tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 27 Februari 2026, 16:45 WIB
Joao Figueiredo, pemain naturalisasi baru Timnas Malaysia. (Bola.com/Dok.Facebook Timnas Malaysia).

Bola.com, Jakarta - Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS menunda pengumuman keputusan terkait dokumen bodong tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Rencananya, CAS baru akan mengumumkan putusan tersebut pada pekan depan.

Menurut laporan Berita Harian, kepastian itu disampaikan melalui surat elektronik dari pejabat CAS bernama Vanessa. Dia menyebut panel hakim masih memerlukan waktu untuk melakukan musyawarah dan pendalaman, setelah sidang pendengaran digelar.

Advertisement

Vanessa menjelaskan belum dapat memberikan tenggat waktu yang pasti kapan keputusan akan diumumkan. Namun, putusan mengenai kasus yang mencoreng sepak bola Malaysia tersebut diperkirakan akan dirilis pada pekan depan.

"Setelah sesi pendengaran hari ini, panel akan mengambil waktu untuk bermusyawarah dan mempertimbangkan. Saya tidak dapat memberikan jangka waktu yang pasti untuk keputusan itu, namun keputusan (tanpa alasan penghakiman) diperkirakan akan dikeluarkan minggu depan," jelas Vanessa.

"Mengingat kasus ini berprofil tinggi, sebuah pernyataan media akan diterbitkan. Setelah keputusan diumumkan, penjelasan lengkap akan disiapkan dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait."

"Jika para pihak tidak meminta kerahasiaan, keputusan tersebut akan tersedia di laman resmi CAS," lanjutnya.

 


Perjalanan Kasus: Dari FIFA hingga CAS

Timnas Malaysia. (Bola.com/Dok.Facebook Timnas Malaysia).

Sebelumnya, sidang banding yang diajukan Football Association of Malaysia (FAM) bersama tujuh pemain naturalisasi terkait dugaan pemalsuan dokumen telah digelar di CAS, Kamis (26/02/2026).

Berdasarkan daftar agenda sidang di situs resmi CAS, ketujuh pemain naturalisasi tersebut adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Kasus ini bermula ketika FIFA pada September lalu menjatuhkan sanksi tegas kepada FAM berupa denda 350 ribua franc Swiss atau sekitar Rp7,5 miliar, sementara masing-masing pemain didenda 2 ribua franc Swiss atau sekitar Rp43,4 juta, plus dikenai larangan beraktivitas di seluruh kegiatan sepak bola selama 12 bulan.

 


Sempat Banding ke FIFA

Pemain Tmnas Vietnam, Chau Ngoc Quang (kiri), berebut bola dengan pemain Timnas Malaysia, Facundo Tomas Garces (2 kiri), dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia AFC Grup F di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 10 Juni 2025. (Mohd RASFAN / AFP)

FAM dan para pemain sempat mencoba jalur banding di internal FIFA. Namun, pada November, Komite Banding FIFA menolak permohonan tersebut sehingga hukuman tetap diberlakukan.

Tak berhenti di situ, FAM membawa perkara ini ke CAS. Pada Januari lalu, CAS memberikan angin segar dengan menangguhkan pelaksanaan sanksi larangan 12 bulan tersebut.

Keputusan sementara itu memungkinkan ketujuh pemain kembali membela klub masing-masing sembari menunggu vonis final. Kini, publik Malaysia tinggal menanti satu hal: apakah hukuman itu akan dipertahankan, diringankan, atau bahkan dibatalkan.

Sumber: Berita Harian

Berita Terkait