Bola.com, Jakarta - AS Roma dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar di bursa transfer musim panas 2026.
Klub ibu kota Italia itu dilaporkan ingin mendatangkan kembali Teun Koopmeiners, gelandang asal Belanda yang sempat menjadi andalan Gian Piero Gasperini di Atalanta.
Koopmeiners, yang bergabung dengan Juventus dari Atalanta pada 2024 dengan biaya sekitar 60,7 juta euro termasuk bonus, sejauh ini belum tampil sesuai ekspektasi. Meski menjadi rekrutan Serie A termahal dalam enam tahun terakhir, pemain 25 tahun itu belum menjadi starter reguler di bawah arahan Luciano Spalletti.
Di musim keduanya bersama Juventus, Koopmeiners baru memulai 15 dari 25 laga Serie A, dan hingga kini belum mencetak gol di liga.
Padahal, di musim terakhirnya bersama Atalanta, ia sukses mencetak 12 gol dan 5 assist, menjadi salah satu motor kesuksesan klub menjuarai Europa League 2023-24.
Reuni dengan Gasperini
Sumber dari Italia mengungkapkan bahwa kesempatan tampil melawan Roma di Stadio Olimpico pada akhir pekan ini bisa menjadi momen bagi Koopmeiners untuk promosi diri sebelum bursa transfer musim panas.
Laporan dari Calciomercato.com dan Tuttosport menyebut bahwa Roma sangat tertarik menggaet sang gelandang, dan bahkan klub Turki, Galatasaray, juga dikabarkan ikut memantau situasi Koopmeiners.
Keinginan Roma untuk merekrut Koopmeiners tidak lepas dari hubungan masa lalu pemain ini dengan Gasperini, yang pernah menukangi Atalanta dan mengeluarkan versi terbaik Koopmeiners selama tiga musim bersama. Gasperini dikenal piawai memaksimalkan potensi gelandang serba bisa asal Belanda ini.
Masuk Daftar Pertimbangan
Juventus, di sisi lain, diyakini akan mempertimbangkan tawaran untuk Koopmeiners, namun hanya jika nilai transfer lebih dari 30 juta euro, mengingat biaya awal yang dikeluarkan mencapai sekitar 60 juta pada 2024.
Saat ini, kontrak Koopmeiners bersama Juventus berlaku hingga musim panas 2029, setelah menandatangani kesepakatan lima tahun saat bergabung dari Atalanta.
Dengan rencana ini, Roma berharap dapat mengembalikan performa terbaik Koopmeiners, sekaligus memperkuat lini tengah mereka jelang musim 2026-27.
Bagi Juventus, melepas pemain yang belum tampil konsisten sekaligus mendapat dana transfer lumayan bisa menjadi strategi yang masuk akal, apalagi dengan target lain di bursa musim panas.
Sumber: Football Italia