Manajer Borneo FC Jelaskan Postingan terkait Punya Papa-Papa Menggila dengan Segala Cara: Yang Tersinggung, Sahurnya Pakai Mie Instan

Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menjelaskan unggahan di akun Instagramnya, @dandri_dauri, pada 24 Februari 2026 yang menyinggung "papa".

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 02 Maret 2026, 22:00 WIB
Borneo FC - Ilustrasi Logo Borneo FC 2024 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menjelaskan unggahan di akun Instagramnya, @dandri_dauri, pada 24 Februari 2026 yang menyinggung "papa".

"Roda zaman menggilas kita. Karena yang punya 'papa-papa' makin menggila dengan segala caranya," tulis Dandri.

Advertisement

Dandri memosting itu dua hari setelah Borneo FC keok 1-2 dari tuan rumah Dewa United dalam pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Tangerang.

Di sela-sela official training (OT) Borneo FC di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, pada Senin (2/3/2026) sore WIB, Dandri menyinggung tentang denda Rp100 juta yang diterima timnya dan permasalahan VAR.

"Intinya ini pasti kalian tanyakan. Jadi begini, empat kali borneo yang bermain, saya merespons sederhana. Sudah ada denda, 105 detik tidak keluar dari stadion dapat denda 100 juta. VAR tidak dilihat," ucap Dandri.


Diserap dari Netizen

Dandri Dauri kembali dipercaya sebagai manajer tim Borneo FC untuk BRI Super League musim 2025/2026. (Bola.com/Nandang Permana)

Dandri menjelaskan bahwa kata "papa" ia serap dari bahasa netizen yang kerap dibacanya di media sosial.

"Nah, jadi ada apa ini? Bahasa "papa" saya kutip dari mana? Ya dari teman-teman netizen juga. Iya kan?" imbuh Dandri.

"Jadi kalau memang ada kutip 'papa-papa' di luar sana, mau juga saya besok-besok lihat papa. Iya kan? Begitu saja," ungkapnya.

 


Kembali Bahas Kekalahan Lawan Dewa United

Pemain Dewa United, Ivar Jenner, melepaskan tendangan saat melawan Borneo FC dalam pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu (22/2/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dandri kembali membahas kekalahan Borneo FC dari Dewa United. Dia menilai VAR yang bermasalah merugikan Mariano Peralta dkk.

Dia menganggap bahwa pihak yang tersinggung dengan istilah papa karena menu sahurnya memakan mie instan.

"Saya minta keadilan VAR terakhir lawan Dewa United, tidak ada. Coba kita review ulang pertandingannya. Jadi kalau ada yang tersinggung masalah 'papa', saya pastikan itu orang yang sahurnya pakai mie instan. Karena sensitifnya banyak mecin," terang Dandri.


Posisi Borneo FC

Berita Terkait