Waketum PBSI Sejalan dengan Menpora Erick Thohir: Pelecehan Seksual Merusak Integritas Olahraga

Sebagai bagian dari federasi olahraga yang cukup besar di Indonesia, Waketum PBSI, Taufik Hidayat, menegaskan pandangannya terhadap dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik di area pelatnas.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 04 Maret 2026, 23:02 WIB
Legenda pebulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat saat acara peringatan 50 tahun kerjasama antara Yonex dan PBSI di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/06/2022). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum 1 Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Waketum 1 PP PBSI), Taufik Hidayat, mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang terjadi di pelatnas panjat tebing.

Taufik Hidayat yang juga memiliki peran sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga ini menyebut pelecehan seksual telah merusak nilai-nilai dan integritas olahraga.

Advertisement

"Kami menyampaikan keprihatinan dan mengecam keras segala bentuk pelecehan seksual yang terjadi di dunia olahraga. Tindakan itu tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun. Sanksi harus tegas," ucapnya di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Taufik menilai pelecehan seksual, kekerasan fisik maupun intimidasi di dunia olahraga sangat tidak dibenarkan dan melanggar integritas dan martabat olahraga.

"Kami menegaskan pelecehan seksual terhadap atlet, ofisial maupun pelatih adalah pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan integritas olahraga," tegasnya.


Tak Ada Toleransi

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat memberikan sambutan saat acara audiensi yang berlangsung di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2024) WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Peraih medali emas olimpiade bulutangkis ini juga menyerukan tidak ada kompromi terhadap sikap dan perilaku kejahatan yang meresahkan serta merendahkan profesi di dunia keolahragaan.

"Tidak ada toleransi terhadap perilaku yang merendahkan martabat dan mencederai rasa aman. Lingkungan olahraga harus menjadi ruang yang aman, profesional dan bermartabat bagi semua," urainya lagi.

Sebelumnya, Menpora Erick menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.

Menpora juga menggagas saluran pengaduan untuk atlet yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual. Korban dapat mengirimkan laporan ke pengaduan.atlet@kemenpora.go.id.

Berita Terkait