3 Catatan PSIM Vs Semen Padang di BRI Super League: Laskar Mataram Gagal Naik 2 Tingkat

Semen Padang Vs PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 05 Maret 2026, 04:05 WIB
Duel pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Semen Padang dan PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang di Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS), Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu (4/3/2026) malam WIB. (Instagram Official PSIM)

Bola.com, Padang - Duel pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Semen Padang dan PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang. Kedua tim sama-sama kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS), Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu (4/3/2026) malam WIB, tuntas dengan skor kacamata alias 0-0.

Advertisement

Laga berjalan dalam tensi tinggi sejak menit awal peluit dibunyikan. Kedua kesebelasan saling jual beli serangan, tetapi tidak satu pun peluang mampu dikonversi menjadi gol.

Hasil ini membuat masing-masing tim harus puas berbagi satu poin. Sejumlah fakta menarik tersaji dalam pertandingan ini. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

 


Gagal Naik 2 Tingkat

Duel pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 antara Semen Padang dan PSIM Yogyakarta berakhir tanpa pemenang di Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS), Kota Padang, Sumatra Barat, Rabu (4/3/2026) malam WIB. (Instagram Official PSIM)

Tambahan satu angka membuat armada Jean-Paul van Gastel itu gagal memaksimalkan peluang untuk merangsek naik dua tingkat di klasemen sementara BRI Super League.

Laskar Mataram sejatinya berpeluang menyalip Persita Tangerang dan Bhayangkara FC. Namun, hasil seri di Padang membikin PSIM tetap tertahan di urutan kedelapan dengan koleksi 37 poin.

Raihan itu dibukukan dari sembilan kemenangan, 10 hasil imbang, dan lima kekalahan sepanjang musim ini. Skuad Naga Jawa juga sudah mencetak 33 gol plus kemasukan 30 kali.

 


Fahreza Sudin Diusir Wasit

PSIM harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama. Pada menit ke-38, gelandang Fahreza Sudin diganjar kartu merah langsung oleh wasit Naufal Adya Fairuski karena melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan.

Insiden bermula saat Fahreza mencoba menyambar bola dengan gerakan akrobatik di dalam kotak penalti. Namun, tendangannya justru mengenai kepala bek Semen Padang, Samuel Simanjuntak.

Benturan keras membuat Samuel tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus ditarik keluar. Pemain berusia 26 tahun tersebut kemudian digantikan Ricki Ariansyah.

 


4 Kartu Merah

Kartu merah yang diterima Fahreza Sudin menambah daftar hukuman pemain Laskar Mataram musim ini. Hingga pekan ke-24, PSIM sudah mengoleksi empat kartu merah.

Sebelumnya, tiga pemain lain yang lebih dulu mendapat kartu merah adalah Ezequiel Vidal, Raka Cahyana, dan Franco Ramos. Catatan disiplin ini jelas menjadi sorotan tersendiri bagi tim pelatih.

Berita Terkait