Pep Guardiola Kesal dengan Keputusan Wasit saat Man City Singkirkan Newcastle United dari Piala FA

Salah satu momen yang membuat Guardiola kesal adalah ketika wasit tidak memberikan pelanggaran saat Kieran Trippier terlihat menarik Jeremy Doku yang sedang berusaha menyerang menuju gawang Newcastle United.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 08 Maret 2026, 09:45 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. (AP Photo/Shaun Botterill, Pool)

Bola.com, Jakarta - Manchester City memastikan tempat di perempat final FA Cup setelah menang 3-1 atas Newcastle United di St James' Park, Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Namun, di balik kemenangan itu, manajer Man City, Pep Guardiola, kecewa dengan sejumlah keputusan wasit.

Dalam pertandingan itu, Newcastle United sempat unggul lebih dulu pada menit ke-18 lewat gol Harvey Barnes. Man City kemudian menyamakan kedudukan melalui Savinho menjelang turun minum.

Advertisement

Pada babak kedua, Omar Marmoush mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan tim tamu sekaligus membawa Man City melaju ke perempat final. Hasil itu juga membuat Man City masih bersaing dalam empat kompetisi besar musim ini.


Guardiola Puji Penampilan Timnya

Skuad Manchester City merayakan golnya ke gawang Newcastle di ronde kelima FA Cup di St James' Park, Minggu (08/03/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Meski sempat menghadapi tekanan di kandang Newcastle, Pep Guardiola tetap puas dengan performa timnya. Ia menilai kemenangan di stadion tersebut tidak pernah mudah bagi tim mana pun.

Berbicara kepada TNT Sports setelah pertandingan, Guardiola mengatakan: "Menurut Anda bagaimana? Kami bermain sangat bagus... Ini adalah penampilan terbaik di stadion ini sejak kami bersama."

Namun, sepanjang pertandingan, Guardiola terlihat sangat emosional di pinggir lapangan, terutama saat memprotes beberapa keputusan wasit Sam Barrott.


Guardiola Kritik Keputusan Wasit

Salah satu momen yang membuat Guardiola kesal adalah ketika wasit tidak memberikan pelanggaran saat Kieran Trippier terlihat menarik Jeremy Doku yang sedang berusaha menyerang menuju gawang Newcastle United.

Protes keras Guardiola membuatnya diganjar kartu kuning oleh wasit. Setelah pertandingan berakhir, ia bahkan terlihat terlibat perdebatan sengit dengan para ofisial pertandingan.

Guardiola kemudian menjelaskan kekesalannya terhadap kepemimpinan wasit:

"Ini bukan soal penalti atau tidak penalti, hal itu memang terjadi. Ada beberapa aksi yang sulit saya pahami karena pelanggaran terhadap Jeremy sangat jelas, jadi saya tidak akan diam."

"Hal seperti ini sering sekali terjadi. Kami punya semua catatan di negara ini. Saya minta maaf kepada para wasit. Semua catatan ada. Kami juga memiliki manajer dengan kartu kuning terbanyak, jadi saya sangat bangga dengan itu. Dengarkan, ini sangat jelas, ada beberapa aksi yang tidak bisa dipahami," lanjutnya.

 

 
 

Terancam Absen Dua Pertandingan

Pep Guardiola juga menyinggung kemungkinan adanya bias dalam pengambilan keputusan wasit selama pertandingan yang mempertemukan Man City dengan Newcastle United itu.

"Anda bisa saja melakukan kesalahan, apakah itu penalti atau bukan," ujar Guardiola.

"Bagaimana Anda menilai situasinya? Ketika Jeremy melewati Trippier menuju gawang dan ditarik dari belakang, itu selalu dianggap pelanggaran, kecuali di sini, jadi ya sudah," lanjutnya.

Akibat kartu kuning tersebut, Pep Guardiola kini harus menjalani larangan mendampingi tim selama dua pertandingan.

"Memang seperti itu adanya. Jadi kartu kuning berarti kami mendapat larangan dua pertandingan. Jadi saya akan seperti liburan dan tim akan tetap melanjutkan," ujarnya.

Menurut laporan, Pep Guardiola akan absen saat City menghadapi West Ham United serta pada laga perempat final Piala FA. Meski begitu, ia masih dapat kembali memimpin tim saat final Carabao Cup melawan Arsenal pada 22 Maret.

Sumber: TNT Sports


Persaingan di Premier League

Berita Terkait