Liam Rosenior soal Rotasi Pemain Chelsea Saat Susah Payah Kalahkan Wrexham di Piala FA: Berisiko Sih

Manajer Chelsea FC, Liam Rosenior, membela keputusannya melakukan rotasi besar pada skuad setelah timnya secara dramatis menyingkirkan Wrexham A.F.C. untuk melaju ke perempat final FA Cup hari Minggu (08/03/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 08 Maret 2026, 14:45 WIB
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menyapa para penggemar di akhir pertandingan leg kedua semifinal Carabao Cup melawan Arsenal di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Manajer Chelsea FC, Liam Rosenior, membela keputusannya melakukan rotasi besar pada skuad setelah timnya secara dramatis menyingkirkan Wrexham A.F.C. untuk melaju ke perempat final FA Cup hari Minggu (08/03/2026) dini hari WIB.

Chelsea harus bekerja keras sebelum akhirnya menang setelah mencetak dua gol di babak tambahan waktu melalui Alejandro Garnacho dan Joao Pedro.

Advertisement

Situasi pertandingan berubah setelah pemain Wrexham, George Dobson, menerima kartu merah di akhir waktu normal. Dalam laga ini, Rosenior melakukan sembilan perubahan dari tim yang sebelumnya menang 4-1 atas Aston Villa.

Sepanjang musim ini, jurutaktik berusia 41 tahun itu rata-rata melakukan lima perubahan pemain setiap pertandingan.

Ia bahkan belum pernah menurunkan lini belakang yang sama dalam dua pertandingan beruntun, serta mulai merotasi posisi penjaga gawang antara Robert Sanchez dan Filip Jorgensen.

 


Berisiko

Skuad Chelsea merayakan gol Alejandro Garnacho ke gawang Wrexham, Minggu (8/3/2026) (AP Photo/Jon Super)

Saat ditanya apakah rotasi besar tersebut berisiko mengganggu stabilitas tim, Rosenior mengakui bahwa hal itu memang memiliki konsekuensi.

“Ya, itu risiko yang harus Anda ambil,” ujar Rosenior.

Pada pertandingan ini beberapa pemain utama seperti Cole Palmer, Moises Caicedo, dan Enzo Fernandez tidak masuk dalam skuad.

Sementara Reece James hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan. Adapun Marc Cucurella dan Joao Pedro masuk dari bangku cadangan.

 

 

 


Lavia Mulai Kembali Diberi Menit Bermain

Rosenior menegaskan bahwa rotasi diperlukan agar seluruh pemain tetap siap menghadapi jadwal padat, termasuk memberi kesempatan kepada pemain yang baru pulih dari cedera.

Salah satunya adalah Romeo Lavia yang akhirnya kembali menjadi starter setelah absen lebih dari empat bulan akibat cedera yang didapat dalam laga Liga Champions melawan Qarabag FK pada November lalu.

“Romeo adalah pemain top, tetapi Anda tidak bisa berharap kesempurnaan dari pemain yang sudah absen selama empat bulan,” jelas Rosenior.

Ia juga menyebut pemain muda seperti Dario Essugo perlu diberi kesempatan bermain agar siap membantu tim di fase krusial musim ini.

 


Fokus ke PSG di Liga Champions

Prediksi FA Cup - Wrexham Vs Chelsea. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Menurut Rosenior, keberhasilan timnya meraih kemenangan membuktikan bahwa rotasi yang ia lakukan tetap efektif.

“Tidak ada jaminan jika Anda selalu memainkan starting XI utama maka pertandingan akan menjadi lebih mudah. Kami harus mempercayai seluruh skuad,” katanya.

Chelsea kini langsung mengalihkan fokus ke laga besar berikutnya melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions yang akan digelar pada Rabu mendatang.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait