Prediksi Liga Champions, Atalanta vs Bayern Munchen: Tuan Rumah Bisa Menyulitkan

Pertarungan sengit di panggung Eropa akan tersaji ketika Atalanta menjamu raksasa Jerman, Bayern Munchen, dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 10 Maret 2026, 06:00 WIB
Cover prediksi Champions League: Atalanta vs Bayern Munchen. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Bola.com, Jakarta - Pertarungan sengit di panggung Eropa akan tersaji ketika Atalanta menjamu raksasa Jerman, Bayern Munchen, dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.

Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 03.00 WIB, di New Balance Arena. Kedua tim akan berjuang memperebutkan tiket berharga menuju perempat final kompetisi paling elite di benua biru ini.

Advertisement

Atalanta, yang dikenal dengan julukan La Dea, melangkah ke fase gugur dengan kisah dramatis penuh perjuangan. Mereka berhasil menyingkirkan Borussia Dortmund melalui babak play-off setelah bangkit dari ketertinggalan.

Sementara itu, Bayern Munchen hadir dengan rekor dominan dan performa konsisten sepanjang musim ini. Pertandingan ini bukan hanya sekadar adu taktik, melainkan juga pertarungan mental antara tim kuda hitam yang penuh kejutan dan klub raksasa dengan segudang pengalaman.

New Balance Arena di Bergamo akan menjadi saksi bisu upaya Atalanta menahan laju Die Roten yang sedang dalam performa puncak.

 


Perjalanan Dramatis Atalanta Menuju Babak 16 Besar

Para pemain Atalanta merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan leg kedua babak play-off babak knockout Liga Champions UEFA antara Atalanta dan Borussia Dortmund di Stadio di Bergamo, Bergamo, pada 26 Februari 2026. (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Atalanta menorehkan cerita heroik dalam perjalanan mereka menuju babak 16 besar Liga Champions musim 2025-2026. Wakil Italia ini harus melalui jalur play-off dan menghadapi tantangan berat dari Borussia Dortmund. Setelah kalah 0-2 pada leg pertama, La Dea menunjukkan semangat juang luar biasa di leg kedua.

Dalam laga kandang di Gewiss Stadium, Atalanta berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan telak 4-1 atas Dortmund, mengamankan agregat 4-3 dan tiket ke babak 16 besar. Gol penalti Lazar Samardzic pada masa tambahan waktu menjadi penentu kelolosan mereka, melengkapi gol-gol dari Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, dan Mario Pasalic.

Meski demikian, performa Atalanta di kompetisi domestik belum sepenuhnya stabil. Setelah pelatih Raffaele Palladino dinobatkan sebagai pelatih terbaik Februari, tim hanya meraih satu poin dari dua laga terakhir Serie A.

Hasil imbang 2-2 melawan Udinese menunjukkan masalah konsistensi, di mana mereka sempat tertinggal dua gol sebelum Scamacca menyelamatkan satu poin.

Gaya bermain Atalanta yang berani menyerang seringkali menciptakan banyak peluang, namun pendekatan ini juga berisiko tinggi saat menghadapi tim seefektif Bayern Munchen.

Statistik menunjukkan bahwa Atalanta rata-rata kebobolan dua gol per pertandingan dalam sembilan laga fase gugur terakhir mereka di kompetisi Eropa.


Dominasi dan Konsistensi Bayern Munchen

Penyerang Bayern Munchen, Harry Kane (tengah), berjalan bersama rekan setimnya, Joshua Kimmich (kiri) dan Leon Goretzka (kanan) setelah tim Bavaria itu menang atas klub Belgia, Union St Gilloise di Allianz Arena, Munchen, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (Karl-Josef HILDENBRAND / AFP)

Di sisi lain, Bayern Munchen datang ke Bergamo dengan momentum yang sangat kuat dan rekor impresif. Raksasa Jerman ini melaju langsung ke babak 16 besar tanpa melalui play-off, menunjukkan dominasi mereka sejak fase liga. Bayern memiliki pengalaman panjang di fase gugur Liga Champions, selalu mencapai babak ini sejak musim 2008/2009.

Klub Bavaria ini mencatat 35 kemenangan dari 40 pertandingan di semua kompetisi musim ini, termasuk enam kemenangan beruntun menjelang duel ini. Performa klinis mereka terlihat dari kemenangan 4-1 atas Borussia Monchengladbach dan 3-2 atas Borussia Dortmund di liga domestik.

Bayern memiliki kombinasi kedalaman skuad, pengalaman, dan ketajaman lini depan yang patut diwaspadai. Pemain seperti Harry Kane, yang tampil gemilang di Liga Champions musim ini, menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan. Konsistensi performa individu dan tim membuat Bayern tampak lebih siap menghadapi tekanan leg pertama.

Rekor Bayern di Liga Champions juga sangat mengesankan, termasuk pernah mencatat kemenangan terbesar di fase gugur dengan skor 8-2 atas Barcelona pada tahun 2020. Mereka juga pernah meraih rekor 100 persen kemenangan dalam satu musim Liga Champions.


Prediksi Susunan Pemain

Atalanta (3-4-2-1): Carnesecchi; Kossounou, Hien, Kolasinac; Zappacosta, De Roon, Pasalic, Bernasconi; Samardzic, Zalewski; Scamacca.

Pelatih: Raffaele Palladino.

Bayern (4-2-3-1): Urbig; Stanisic, Upamecano, Tah, Laimer; Kimmich, Pavlovic; Olise, Musiala, Diaz; Kane.

Pelatih: Vincent Kompany.

Berita Terkait