Bola.com, Jakarta - Rencana pembangunan stadion baru milik Manchester United (MU) terus jadi bahan pembicaraan sejak desain konsepnya diperkenalkan tahun lalu. Stadion yang dijuluki “New Trafford Stadium” itu rencananya menggantikan markas legendaris MU, Old Trafford, dengan kapasitas sekitar 100 ribu penonton.
Namun, proyek ambisius tersebut juga menghadapi berbagai tantangan, termasuk biaya pembangunan yang diperkirakan mencapai sekitar 2 miliar pound menurut salah satu pemilik klub, Jim Ratcliffe.
Salah satu cara yang dipertimbangkan untuk menekan biaya adalah menghapus desain kanopi besar yang sebelumnya menjadi bagian utama konsep stadion.
Desain awal stadion baru MU menampilkan kanopi besar dengan tiga tiang utama yang menutupi seluruh area stadion. Konsep itu disebut terinspirasi dari trisula “Red Devils” yang terdapat pada lambang klub.
Namun, menurut laporan, fitur ini sangat mahal. Sebuah sumber yang mengetahui proyek tersebut menyebutkan bahwa kanopi itu saja bisa menelan biaya sekitar 200 juta pound, atau sekitar Rp4,5 triliun.
Beberapa laporan bahkan memperkirakan biaya lebih tinggi. Media lain memperkirakan harga pembangunan kanopi dapat mencapai antara 300 hingga 400 juta pound. Muncul wacana menghapus elemen itu demi menghemat anggaran proyek.
Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi apakah kanopi tersebut akan benar-benar dipertahankan atau dihapus dari desain akhir stadion.
Masalah Lahan di Sekitar Old Trafford
Selain biaya, persoalan lahan juga menjadi tantangan penting dalam proyek stadion baru. Klub perlu memperoleh tanah tambahan di sekitar Old Trafford agar proyek dapat berjalan sesuai rencana tanpa mengganggu operasional stadion lama selama proses pembangunan.
Dalam pernyataan resminya, pihak klub menjelaskan situasi tersebut:
"Meskipun Manchester United memiliki sebagian besar lahan di sekitar Old Trafford, lahan tersebut tidak berada dalam satu blok yang berkelanjutan."
Klub juga menegaskan mereka masih membutuhkan lahan tambahan untuk mendukung pembangunan stadion baru itu.
"Untuk mengakomodasi skala stadion baru yang diusulkan, termasuk kanopi, dan untuk menghindari gangguan terhadap stadion yang ada selama pembangunan, kami sedang berupaya mengamankan lahan tambahan."
MU mengaku telah melakukan pembicaraan dengan para pemilik lahan di sekitar area stadion.
"Kami telah melakukan diskusi konstruktif dengan para pemilik lahan di sekitar dan optimistis dapat mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dalam beberapa bulan ke depan."
Filosofi Desain Stadion Baru
Firma arsitektur Foster+Partners dipercaya untuk merancang stadion baru tersebut. Kepala studio mereka, Nigel Dancey, menjelaskan filosofi desain yang mengusung identitas klub dan kota Manchester.
"Tiga tiang menjulang menopang kanopi stadion, melambangkan trisula pada lambang klub dan menciptakan kehadiran yang khas di garis langit kota,” ujar Nigel Dancey.
Desain resmi juga menegaskan kembali konsep tersebut.
"Stadion ini memiliki tiga tiang menjulang yang terinspirasi dari trisula Red Devil dan mencerminkan garis vertikal lanskap industri Manchester. Tiang-tiang tersebut menopang kanopi transparan yang menyelimuti stadion, melingkari tribun, serta melindungi area plaza publik yang luas dari hujan."
Target Stadion Baru dan Tantangan Pendanaan
Desain stadion baru MU kali pertama dipublikasikan sekitar setahun lalu. Stadion ini rencananya menjadi arena berkapasitas 100.000 kursi, menjadikannya salah satu stadion sepak bola terbesar di dunia.
Awalnya, target pembukaan stadion diperkirakan sekitar 2030. Namun, hingga saat ini belum ada sumber pendanaan pasti untuk proyek raksasa tersebut, sehingga jadwal pembangunan masih bisa berubah.
Dengan biaya yang diperkirakan mencapai sekitar 2 miliar pound, keputusan akan mempertahankan atau menghapus kanopi bisa menjadi faktor penting dalam menentukan masa depan proyek stadion baru Manchester United.
Sumber: Manchester Evening News