Gagal Kalahkan Bologna pada Leg Pertama 16 Besar Liga Europa, AS Roma Dituntut Tampil Lebih Oke di Pertemuan Kedua

AS Roma harus puas bermain sama kuat kontra Bologna pada laga leg pertama 16 besar Liga Europa.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 13 Maret 2026, 07:15 WIB
Pemain Bologna Santiago Castro (kanan) berebut bola dengan pemain AS Roma Devyne Rensch pada laga Liga Europa antara Bologna vs Roma di Bologna, Italia, Kamis, 12 Maret 2026. (Spada/LaPresse via AP)

Bola.com, Bologna - AS Roma harus puas bermain sama kuat kontra Bologna pada laga leg pertama 16 besar Liga Europa, Jumat (13/03/2026) dini hari WIB. Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan timnya wajib tampil lebih oke pada pertemuan kedua, demi lolos ke perempat final.

Bermain di kandang lawan, Stadio Renato Dall'Ara, I Giallorossi mendapatkan perlawanan sengit sejak bola digulirkan. AS Roma mencatatkan 49 persen penguasaan bola, berbanding 51 persen milik Bologna.

Advertisement

Selain itu, Roma hanya memperoleh dua peluang bagus dari delapan kesempatan. Di sisi lain, I Rossoblu melepaskan 13 tembakan yang empat di antaranya mengarah ke gawang. AS Roma pun akhirnya harus puas bermain imbang 1-1 kontra Bologna.

AS Roma tertinggal lebih dulu setelah Federico Bernardeschi mencetak gol pada menit ke-50. Tim Serigala Ibu Kota berhasil menyamakan skor lewat gol yang disarangkan Lorenzo Pellegrini pada menit ke-71.

Hasil seri tersebut membuat kans kedua tim untuk bisa lolos ke perempat final Liga Europa masih terbuka lebar. Namun, AS Roma yang akan gantian menjamu Bologna di Stadio Olimpico, 20 Maret mendatang, lebih dijagokan memetik kemenangan dan lolos ke fase selanjutnya.

 


Puas dengan Performa AS Roma

Hasil ini juga membuat skuad asuhan Gian Piero Gasperini membukukan 26 kemenangan di Serie A sepanjang 2025. (AFP/Filippo Monteforte)

Atmosfer stadion yang penuh sesak dan permainan intens tuan rumah membuat AS Roma yang tampil dengan skuad relatif muda, harus bekerja ekstra keras sepanjang laga. Meski demikian, Gian Piero Gasperini tetap merasa puas dengan performa timnya dalam situasi yang tidak mudah.

"Kami menghadapi pertandingan yang sangat mengandalkan fisik dari lawan, mirip seperti saat melawan Genoa. Namun, kami mampu beradaptasi dengan baik dan menciptakan beberapa situasi berbahaya pada babak pertama," ucap Gian Piero Gasperini.

Menurut Gasperini, AS Roma memang sempat berada di bawah tekanan pada beberapa momen. Faktor dukungan suporter tuan rumah juga memberi dampak signifikan terhadap jalannya pertandingan.

 


Wajib Tampil Lebih Oke

AS Roma harus puas bermain imbang 1-1 kontra Bologna pada laga leg pertama 16 besar Liga Europa di Stadio Renato Dall'Ara, Jumat (13/03/2026) dini hari WIB. (AFP/Filippo MONTEFORTE)

Menatap leg kedua 16 besar di kandang sendiri, Gasperini yakin dinamika pertandingan akan berubah dan menuntut pemain AS Roma tampil lebih oke. Duel penentuan lolos ke perempat final Liga Europa digelar di Stadio Olimpico, yang diyakini bisa memberi keuntungan tersendiri bagi timnya.

"Di stadion kami nanti pertandingan akan lebih menentukan, dan kedua tim bisa memainkan gaya yang berbeda," ucap eks pelatih Atalanta tersebut.

"Dukungan suporter tidak akan membiarkan pendekatan seperti ini terjadi. Kami harus membangun permainan yang lebih mengandalkan aspek teknis," tegas Gasperini.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait