Sir Jim Ratcliffe Puji Kinerja Michael Carrick, tetapi Belum Janjikan Kontrak Permanen di Manchester United

Pemilik bersama Manchester United, Jim Ratcliffe, memberikan pujian atas kinerja manajer interim Michael Carrick.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 14 Maret 2026, 22:00 WIB
Pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberi isyarat kepada para pemain selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pemilik bersama Manchester United, Jim Ratcliffe, memberikan pujian atas kinerja manajer interim Michael Carrick. Meski demikian, Ratcliffe belum bersedia memastikan masa depan Carrick sebagai pelatih permanen di Old Trafford.

Ratcliffe menyampaikan pernyataan tersebut ketika diwawancarai oleh Sky Sports saat menghadiri seri balap Chinese Grand Prix di Shanghai.

Advertisement

Ketika ditanya apakah Carrick berpeluang dipertahankan sebagai manajer tetap, Ratcliffe memilih untuk tidak memberikan jawaban tegas.

“Tidak akan membahas ke sana,” ujar Ratcliffe singkat.

Namun di balik sikap hati-hatinya tersebut, bos INEOS itu tetap memberikan apresiasi besar terhadap kinerja Carrick yang dinilai mampu membawa perubahan positif bagi Manchester United.

 


Awal Mengesankan Carrick di Old Trafford

Tambahan tiga poin membuat Manchester United kembali ke peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Tampak dalam foto, pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Sejak kembali ke bangku pelatih Manchester United pada Januari lalu, Carrick langsung menunjukkan dampak signifikan terhadap performa tim.

Dari delapan pertandingan yang sudah dijalani, Setan Merah mampu meraih enam kemenangan. Catatan itu membuat klub kembali berada dalam jalur persaingan untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

“Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa,” kata Ratcliffe.

“Tentu saja kami memikirkan peluang lolos ke Liga Champions. Tetapi masih ada tujuh atau delapan pertandingan lagi, jadi perjalanan masih panjang.”

Saat pertama kali ditunjuk sebagai manajer interim, banyak pihak menilai keunggulan utama Carrick adalah kedekatannya dengan klub. Mantan gelandang tersebut mencatatkan 464 penampilan bersama Manchester United selama karier bermainnya.

Pengalaman panjang itu membuat Carrick dianggap memahami betul apa yang dibutuhkan untuk membela klub sebesar Manchester United.

 


Hasil Positif Angkat Reputasi Carrick

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberikan uplaus setelah laga melawan West Ham United pada pekan ke-26 Premier League di London Stadium, Rabu (11/2/2026). (Adam Davy/PA via AP)

Meski awalnya dianggap hanya sebagai solusi jangka pendek, performa tim di bawah Carrick membuat situasinya berubah.

Ia bahkan sempat membawa Manchester United meraih kemenangan besar atas rival-rival kuat seperti Manchester City dan Arsenal dalam dua pekan pertama masa kepelatihannya.

Namun ujian sebenarnya datang ketika Manchester United menelan kekalahan pertama di era Carrick saat menghadapi Newcastle United.

Respons Carrick setelah kekalahan tersebut dinilai akan menjadi faktor penting dalam menilai kelayakannya sebagai kandidat manajer permanen. Para petinggi klub dikabarkan memantau dengan cermat bagaimana ia membawa tim kembali ke jalur kemenangan.

 


Persaingan Kursi Manajer Permanen

Seperti diketahui, Manchester United tengah terpuruk beberapa pekan terakhir. Puncaknya, mereka harus mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim sebagai manajer. Posisi tersebut kini untuk sementara waktu diisi oleh Michael Carrick. (AP Photo/Dave Thompson)

Menurut sejumlah laporan, Carrick kini mendapat tantangan untuk membawa Manchester United finis di posisi yang cukup untuk lolos ke Liga Champions.

Jika mampu mengamankan posisi empat besar atau bahkan lima besar di klasemen Premier League, peluang Carrick untuk mendapatkan kontrak permanen disebut akan meningkat.

Meski begitu, persaingan untuk kursi manajer Manchester United diperkirakan tetap ketat. Beberapa nama pelatih top disebut-sebut masuk radar klub.

Di antaranya adalah Roberto De Zerbi yang sebelumnya menangani Brighton & Hove Albion dan Olympique de Marseille.

Selain itu ada pula pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner, yang sudah mengonfirmasi akan meninggalkan klubnya.

Nama lain yang juga disebut dalam radar adalah pelatih Aston Villa, Unai Emery, serta pelatih AFC Bournemouth, Andoni Iraola.

Satu kandidat lain yang kerap dikaitkan dengan Manchester United adalah pelatih tim nasional Germany national football team, Julian Nagelsmann. Namun ia saat ini masih terikat kontrak hingga 2028 dan kemungkinan baru akan mempertimbangkan kembali ke klub setelah Piala Dunia berakhir.


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait