Meraih Empat Trofi Utama Bukan Lagi Sekadar Mimpi bagi Arsenal

Kini, bagi Arsenal, menggenggam empat trofi utama bukan sekadar fantasi lagi.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 18 Maret 2026, 13:45 WIB
Arsenal berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Everton pada laga pekan ke-30 Premier League di Stadion Emirates, Minggu (15/03/2026) dini hari WIB. Satu dari dua gol The Gunners dicetak Viktor Gyokeres pada menit ke-89. (AFP/Ben STANSALL)

Bola.com, Jakarta - Mimpi Arsenal untuk merebut empat gelar utama dalam satu musim kini bukan sekadar khayalan. Meriam London berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan quadruple musim ini.

Kendati demikian, para pemain enggan terlalu larut dalam bayangan itu.

Advertisement

Arsenal baru saja memastikan diri ke perempat final Liga Champions dengan mengalahkan Bayer Leverkusen 2-0 pada Rabu (18-3-2026) dini hari WIB, menjadikan tim asuhan Mikel Arteta ini unggul 3-1 secara agregat.

Selain itu, Arsenal masih kukuh memimpin klasemen Premier League dengan selisih sembilan poin, menantang Manchester City di final Carabao Cup pada Minggu, serta telah mencapai babak perempat final Piala FA.


Momentum dan Pede

Selebrasi gol Eberechi Eze dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Arsenal vs Leverkusen di Emirates Stadium, 18 Maret 2026. (AP Photo/Ian Walton)

Menanggapi pertanyaan tentang peluang memenangkan empat gelar, Declan Rice menegaskan fokus tim tetap pada pertandingan berikutnya.

"Sebenarnya kami tidak terlalu memikirkan itu karena semuanya terjadi begitu cepat... Tidak ada waktu untuk merenung," kata Rice, yang turut mencetak gol ke gawang Leverkusen.

"Kami hanya terus memainkan pertandingan dan menyiapkan diri secepat mungkin. Momentum dan kepercayaan diri adalah segalanya di sepak bola, dan semakin sering menang, suasana positif di sekitar tim jelas sangat baik untuk semua orang," imbuh gelandang andalan The Gunners itu.

Keberuntungan juga sedikit berpihak pada Arsenal terkait undian turnamen.

Di Liga Champions, mereka akan menghadapi Sporting Lisbon. Meski tim Portugal itu baru melakukan comeback spektakuler dari defisit tiga gol untuk menang 5-0 atas Bodo/Glimt, di atas kertas mereka bisa dianggap sebagai lawan terlemah di perempat final.

Sementara di Piala FA, Arsenal akan menghadapi Southampton yang bermain di kasta kedua sehingga peluang lolos ke semifinal sangat besar.


Keunggulan Mental

Eze menjadi penentu kemenangan Arsenal atas Mansfield di Piala FA (AFP)

Di final Carabao Cup, Man City datang setelah mengalami kekalahan 1-2 dari Real Madrid di Etihad Stadium, mereka bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-20.

Arsenal pun memiliki keunggulan psikologis menjelang laga di Wembley setelah sukses memperlebar jarak di puncak klasemen Premier League.

"Kami punya momentum, kami merasa bisa menang di setiap pertandingan," ujar Rice.

"Itu sangat penting saat ini. Kepercayaan diri adalah segalanya di sepak bola," katanya lagi.

 

Sumber: AP News

Berita Terkait