Kekalahan dari PSG Bikin Rosenior Ikuti Jejak Buruk Enzo Maresca di Chelsea

Liam Rosenior kini mencatat tiga kekalahan beruntun, menyamai rekor terburuk Enzo Maresca Chelsea.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 18 Maret 2026, 21:00 WIB
Liam Rosenior menjalani debutnya sebagai manajer Chelsea dengan kemenangan manis atas Charlton Athletic pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Bola.com, Jakarta - Chelsea menelan pil pahit setelah dipermalukan Paris Saint-Germain dengan skor 0-3 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA di Stamford Bridge, Selasa (17/3/2026) malam.

Hasil tersebut membuat The Blues tersingkir dengan agregat telak 2-8, sekaligus mencatatkan rekor buruk baru dalam sejarah klub. Ini menjadi pertama kalinya Chelsea kebobolan delapan gol dalam satu duel dua leg fase gugur, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Advertisement

Tim asuhan Liam Rosenior sebenarnya datang dengan misi berat setelah kalah 2-5 pada leg pertama. Situasi semakin sulit karena kapten Reece James harus absen akibat cedera hamstring.

Alih-alih bangkit, Chelsea justru langsung tertekan sejak awal laga. PSG membuka keunggulan lewat Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-6, sebelum Bradley Barcola menggandakan skor di menit ke-14.

Situasi semakin memburuk di babak kedua ketika Senny Mayulu mencetak gol ketiga pada menit ke-62, memastikan kemenangan meyakinkan tim asuhan Luis Enrique.


Rekor Buruk

Les Parisiens yang memiliki modal apik, tampil tanpa beban. Mereka langsung unggul 1-0 atas tuan rumah saat laga masih berjalan enam menit melalui Khvicha Kvaratskheila. (AFP/Franck Fife)

Kekalahan ini juga memperpanjang tren negatif Chelsea. Rosenior kini mencatat tiga kekalahan beruntun, menyamai rekor terburuk yang sebelumnya dialami pendahulunya, Enzo Maresca.

Sementara itu, PSG melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang antara Liverpool atau Galatasaray.

Bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang menegaskan krisis performa mereka di musim ini, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.


Warning

Chelsea tampaknya sangat yakin dan percaya terhadap Liam Rosenior saat menunjuknya sebagai pengganti Enzo Maresca pada awal Januari 2026. The Blues bahkan memberinya kontrak jangka panjang hingga 2032.

Namun, awal perjalanan Rosenior tidak berjalan mulus. The Blues kini berada di ambang tersingkir dari Liga Champions. Bahkan, muncul laporan petinggi klub mulai meragukan masa depannya secara diam-diam.

Tekanan terhadap Roseior dipastikan akan semakin besar jika performa Chelsea terus mengecewakan di Premier League.

Berita Terkait