MotoGP Kena Imbas Perang di Timur Tengah, Marc Marquez Serukan Penghentian Konflik

Marc Marquez menjadi pembalap MotoGP pertama yang berbicara secara terbuka mengenai konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 18 Maret 2026, 21:45 WIB
Marc Marquez saat mengikuti tes pramusim MotoGP Sepang 2026. (X/Ducati)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez menjadi pembalap MotoGP pertama yang berbicara secara terbuka mengenai konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Dia menyerukan perdamaian dan keamanan di kawasan tersebut.

Marquez menyampaikan pesan tersebut dalam sebuah acara sponsor di Brasil, menjelang balapan MotoGP akhir pekan ini di negara tersebu. Ini menjadi balapan pertama sejak Grand Prix Rio 2004.

Advertisement

“Hal terpenting adalah penghentian konflik untuk memastikan perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut,” ujar Marquez, seperti dikutip dari Crash, Rabu (18/3/2026). 

Komentar pembalap Ducati Lenovo Team itu muncul sebagai respons atas pertanyaan terkait penyesuaian kalender MotoGP akibat konflik di Timur Tengah, yang dimulai pada 28 Februari ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran.

Konflik tersebut kemudian meluas dengan serangan ke fasilitas di negara-negara Teluk, termasuk Qatar yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS.

Konflik ini memaksa MotoGP membatalkan rencana balapan di Lusail pada 12 April. MotoGP Qatar dijadwalkan ulang menjadi 8 November, tiga minggu sebelum balapan Formula 1 di lokasi yang sama pada 29 November.

Akibatnya, MotoGP Portugal dan MotoGP Valencia masing-masing mundur satu pekan, sehingga musim kini berakhir pada 29 November.

 


Antusias Sambut MotoGP Brasil

Pembalap Spanyol Marc Marquez dari Tim Ducati Lenovo di Sirkuit Internasional Chang di Buriram, Thailand, Minggu, 1 Maret 2026. (AP Photo/Kittinun Rodsupan)

Formula 1 juga melakukan penyesuaian jadwal. Seri balapan di Bahrain dan Arab Saudi yang semula dijadwalkan pada April telah dihapus, sementara World Endurance Championship juga membatalkan seri pembuka musim di Qatar yang sebelumnya direncanakan pada 28 Maret.

Meski MotoGP Brasil berlangsung di tengah bayang-bayang konflik global, Marquez menilai balapan tersebut tetap menjadi sangat positif.

Musim ini juga menandai kehadiran pembalap Brasil pertama di MotoGP sejak Alex Barros pensiun pada 2007, yakni Diogo Moreira.

“Kembalinya MotoGP ke Brasil setelah sekian lama adalah sesuatu yang sangat positif bagi kejuaraan dan semua penggemar,” kata Marquez.

“Fakta bahwa semua tiket terjual menunjukkan betapa besar antusiasme untuk kembalinya balapan ini."

"Ini akan menjadi akhir pekan yang intens dan targetnya adalah tampil kompetitif sejak awal serta memberikan yang terbaik di lintasan," imbuh Marquez. 

 


Peringkat 9

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez dan Pecco Bagnaia (c) AP Photo/Kittinun Rodsupan

Marquez tiba di Goiania untuk putaran kedua musim ini setelah akhir pekan yang naik-turun di Thailand. Ia finis kedua setelah penalti kontroversial di Sprint, lalu gagal finis di balapan utama akibat kerusakan pelek roda.

Juara bertahan itu kini berada di posisi kesembilan klasemen pembalap dan tertinggal 23 poin dari pemuncak klasemen saat ini, Pedro Acosta. 

Sumber: Crash

Berita Terkait