Isu Retak Mencuat, Virgil van Dijk Tegaskan Suporter Tetap Solid di Belakang Liverpool

Virgil vaan Dijk sebut meskipun ada frustrasi, hubungan liverpool dan kalangan suporter tetap solid.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Maret 2026, 13:30 WIB
Gelandang Liverpool asal Belanda bernomor punggung 38, Ryan Gravenberch (kiri), merayakan gol ketiga timnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Galatasaray di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut pada 19 Maret 2026. (Paul ELLIS /AFP)

Bola.com, Jakarta - Virgil van Dijk menegaskan hubungan Liverpool dan para pendukungnya tetap kuat, sekaligus menepis anggapan adanya keretakan di tengah musim yang penuh naik turun. Ia menjadikan kemenangan telak atas Galatasaray sebagai bukti kekuatan tim ketika seluruh elemen bersatu.

Kapten Liverpool itu menolak narasi bahwa hubungan tim dengan suporter, khususnya di tribune Kop, mulai merenggang.

Advertisement

Isu tersebut mencuat setelah hasil imbang melawan Tottenham yang diwarnai siulan di akhir laga, serta pengakuan Dominik Szoboszlai soal dampak kepergian suporter sebelum pertandingan usai.

"Itu pertanyaan yang tidak saya suka, saya tidak suka nadanya, jujur saja," kata Van Dijk ketika ditanya soal hubungan tim dengan fans.

"Selama saya di Liverpool, saya tidak pernah meragukan mereka, dan sekarang pun tidak," imbuhnya.

Menurutnya, rasa frustrasi yang muncul musim ini tidak lepas dari ekspektasi tinggi setelah performa impresif musim lalu.

"Ada alasan kenapa ada frustrasi musim ini. Tahun lalu kami menjalani musim luar biasa, jadi juara, bermain konsisten dan menemukan cara untuk menang. Musim ini kami mengalami banyak pasang surut dan momen sulit. Itu memicu frustrasi karena kami ingin tampil maksimal setiap tiga atau empat hari. Tapi, sekarang fokus kami ke depan," ujarnya.


Atmosfer dan Performa Tim

Kiper Galatasaray asal Turki #01 Ugurcan Cakir (kiri) melakukan penyelamatan di depan penyerang Liverpool asal Mesir #11 Mohamed Salah selama pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Galatasaray di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut pada 19 Maret 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Dukungan suporter saat kemenangan 4-0 atas Galatasaray di Anfield disebutnya tidak bisa diragukan.

Hampir 60 ribu penonton tuan rumah memberikan dukungan penuh, sementara hanya sekitar 200 fans Galatasaray yang hadir dengan tiket VIP setelah UEFA melarang kehadiran suporter tandang akibat insiden sebelumnya.

Pelatih Arne Slot juga terlihat aktif di pinggir lapangan, termasuk saat memprotes taktik buang waktu yang dilakukan lawan. Para pemain Liverpool pun tampak berupaya membangun koneksi dengan penonton sepanjang laga.

Van Dijk menilai atmosfer dan performa tim saling berkaitan, tetapi ia membantah anggapan bahwa Liverpool tidak menunjukkan intensitas serupa di laga-laga sebelumnya.

"Jadi, sepanjang musim kami tidak menunjukkannya? Saya rasa kami beberapa kali bermain bagus, tapi tidak konsisten. Itu membuat frustrasi, bagi kami dan juga fans," katanya.


Sinergi Tim dan Suporter

Sacha Boey dan Hugo Ekitike berebut bola dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Liverpool vs Galatasaray di Anfield, 19 Maret 2026. (AP Photo/Jon Super)

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tim sangat bergantung pada sinergi dengan suporter.

"Ini kombinasi antara performa dan dukungan fans, mereka punya peran besar. Fans bisa bilang kalau kami tampil seperti ini setiap pekan, tidak akan ada masalah. Dan kami juga bisa bilang kalau fans selalu memberikan dukungan seperti itu setiap tiga atau empat hari, juga tidak akan ada masalah. Intinya, adalah melakukannya bersama-sama," tutur pemain asal Belanda itu.

Van Dijk juga mengakui para pemain harus bertanggung jawab atas performa yang belum maksimal di beberapa pertandingan.

Meski begitu, ia menilai keberhasilan mencapai perempat final tetap merupakan pencapaian penting.

"Musim ini kami bertanggung jawab atas banyak penampilan yang tidak cukup baik. Tapi, tidak ada gunanya membahas itu sekarang setelah kami lolos ke delapan besar, karena itu tetap hal yang sangat bagus. Seseorang bilang ini adalah kali kelima saya dalam delapan tahun, dan itu bukan sesuatu yang bisa dianggap biasa," ucapnya.


Tekankan Konsisten

Gol-gol kemenangan Liverpool dicetak Dominik Szoboszlai pada menit ke-25, Hugo Ekitike menit ke-51, Ryan Gravenberch menit ke-53, dan Mohamed Salah menit ke-62. (AP Photo/Jon Super)

Arne Slot berharap kemenangan atas Galatasaray bisa menjadi standar untuk sisa musim. Namun, ia juga mengakui jadwal padat menjadi tantangan, terutama dengan hanya dua hari persiapan sebelum menghadapi Brighton.

Van Dijk pun menekankan pentingnya konsistensi.

"Kami tidak boleh meremehkan tim ini dan kami tidak akan melakukannya. Sekarang fokus ke laga berikutnya, membangun dari performa ini. Kami sudah beberapa kali tampil bagus musim ini, tapi gagal melanjutkannya di laga berikutnya," katanya.

"Pertandingan ini sangat menguras fisik dan mental. Sekarang tugas kami adalah melakukan semua hal dengan benar agar siap menghadapi laga berikutnya. Tandang ke Brighton selalu sulit, musim lalu kami kalah di sana," katanya lagi.

 

Sumber: The Guardian

Berita Terkait