Erick Thohir Pede FIFA Series 2026 di SUGBK Bisa Ciptakan Atmosfer Luar Biasa

Jakarta menjadi salah satu tuan rumah pagelaran FIFA Series 2026.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 24 Maret 2026, 13:45 WIB
Ritual Timnas Indonesia mendengarkan suporter menyanyikan lagu nasional Tanah Airku setelah bertanding melawan Australia dalam laga matchday kedua Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan atmosfer besar akan menyelimuti Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat Timnas Indonesia membuka FIFA Series sebagai tuan rumah dengan menghadapi Timnas Saint Kitts and Nevis pada Jumat, 27 Maret 2026.

Bagi Erick Thohir, turnamen ini bukan sekadar laga uji coba internasional. FIFA Series di Jakarta menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia memulai era baru bersama pelatih John Herdman, sekaligus memberi panggung bagi publik sepak bola nasional untuk melihat wajah baru permainan Garuda.

Advertisement

Menurut Erick Thohir, kesempatan menjadi tuan rumah ajang FIFA yang baru pertama kali digelar ini harus dimanfaatkan untuk menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi pusat sepak bola di kawasan.

“Kami ingin FIFA Series di GBK menjadi momentum positif. Bukan hanya bagi Timnas, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah pertandingan internasional dengan atmosfer yang luar biasa. Oleh karena itu, kesiapan lapangan dan fasilitas lainnya sudah dipersiapkan sebaik mungkin,” ujar Erick di Jakarta, Selasa (24/3/2026).

 

 

 

 


Debut Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampak tersenyum saat Ketua PSSI, Erick Thohir, akan memberikan jersey pada acara perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa pagi (13/1/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Partai melawan Saint Kitts and Nevis akan menjadi laga perdana John Herdman. Nama Herdman sendiri bukan sosok sembarangan di sepak bola internasional.

Ia dikenal sebagai arsitek yang membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun.

“Coach Herdman punya rekam jejak yang jelas. Dia membangun Kanada dari tim yang tidak diperhitungkan hingga tampil di Piala Dunia. Kami berharap pengalaman itu bisa membawa energi baru bagi Timnas Indonesia,” kata Erick Thohir.

Reuni “Liga Inggris” di Lapangan SUGBK Pertandingan ini juga memiliki cerita menarik tersendiri. Duel Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis berpotensi terasa seperti reuni Liga Inggris di SUGBK.

Beberapa pemain dari kedua tim saat ini, setidaknya pernah, berkarier di kompetisi Inggris. Di kubu Indonesia, terdapat nama-nama seperti, Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On.

Sementara dari tim Saint Kitts and Nevis, ada pemain yang juga berkarier di Inggris misalnya, Jordan Bowery dan Tyrese Shade.


Kombinasi yang Baik

Ricky Kambuaya, Ramadhan Sananta, dan Joey Pelupessy tampil spartan ketika Timnas Indonesia menang 1-0 atas Timnas Bahrain pada laga kedelapan putaran ketiga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Potensi duel antar pemain yang sama-sama berpengalaman di sepak bola Inggris ini membuat pertandingan pembuka FIFA Series semakin menarik.

Termasuk, kembalinya Elkan Baggott ke skuad Garuda setelah terakhir kali membela Timnas pada Mei 2024. Bek jangkung yang bermain di Inggris itu akan menjadi pilar penting di lini pertahanan Indonesia, terutama menghadapi permainan fisik Saint Kitts and Nevis.

Erick Thohir menlai kembalinya Baggott menjadi tambahan kekuatan bagi skuad Garuda yang kini semakin kompetitif. Pada FIFA Series kali ini, Timnas Indonesia juga datang dengan komposisi skuad yang menarik.

Dari 24 pemain dipanggil yang terdiri dari 14 pemain abroad dan yang berkarier di luar negeri, serta 10 pemain dari liga domestik Perpaduan ini diharapkan menciptakan keseimbangan antara pengalaman internasional dan karakter permainan lokal.

“Kita sekarang punya banyak pemain yang bermain di luar negeri, tapi liga domestik juga tetap menjadi fondasi penting. Kombinasi ini yang ingin kita bangun agar Timnas semakin kuat,” ujarnya.


Atmosfer Luar Biasa

FIFA resmi mengonfirmasi daftar lengkap tuan rumah serta komposisi grup untuk FIFA Series 2026. (PSSI)

Lebih lanjut, Atmosfer SUGBK dipastikan akan menjadi energi tambahan bagi para pemain di FIFA Series nanti. Dukungan ribuan suporter Merah Putih selalu menjadi kekuatan utama Timnas Indonesia setiap kali bermain di kandang.

Erick Thohir juga berharap FIFA Series bukan hanya menghadirkan pertandingan berkualitas, tetapi juga menjadi panggung untuk melihat identitas baru Timnas di bawah John Herdman.

“Kami ingin masyarakat datang ke stadion, mendukung Timnas, dan saksikan ajang FIFA Series perdana ini. Semoga ini menjadi langkah awal yang positif bagi perjalanan Timnas Indonesia ke depan,” tutup Erick.

Berita Terkait