Melimpahnya Stok Sektor Bek Kiri Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Persaingan Panas, John Herdman Masih Punya Banyak Pilihan!

Mengupas amunisi di sektor bek kiri Timnas Indonesia. John Herdman punya banyak opsi.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 01 April 2026, 19:00 WIB
Ekspresi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (tengah) usai laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026) malam WIB. Timnas Indonesia gagal menjuarai FIFA Series 2026. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Ilustrasi - Timnas Indonesia Dony Tri Pamungkas (Bola.com/Adreanus Titus/Geaby Fadhilatu Sholikha)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki banyak opsi untuk penghuni pos bek kiri atau wingback kiri. Selain nama-nama yang bergabung di FIFA Series 2026 lalu, masih ada sederet alternatif yang bisa dijadikan pertimbangan.

Timnas Indonesia setidaknya mengantongi tiga pemain yang mengisi area ini pada FIFA Series 2026. Saat duel melawan St Kitts dan Nevis, John Herdman memberikan kepercayaan penuh kepada pemain muda Persija Jakarta, Dony Tri Pamungkas. 

Advertisement

Sedangkan saat menghadapi Bulgaria, Herdman melakukan rotasi pemain dengan menunjuk Nathan Tjoe-A-On menjadi starter. Pada laga yang sama, Dony diturunkan pada pertengahan babak kedua untuk memberikan penyegaran di area kiri.

Selain dua nama itu, sosok pemain yang sebetulnya sangat fasih mengisi sektor tersebut adalah Calvin Verdonk. Hanya, pemain Lille OSC itu bergeser ke area tengah lapangan pada dua laga FIFA Series 2026.

 


Stok Bek Kiri Melimpah

Calvin Verdonk mendapat pujian khusus dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berkat penampilan apiknya dalam dua laga FIFA Series 2026. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Dengan munculnya tiga nama di FIFA Series 2026 ini, stok bek kiri Timnas Indonesia menjadi satu di antara area yang paling banyak memiliki opsi. Sebab, Herdman bisa punya sederet alternatif, termasuk menunjuk Verdonk kembali ke posisinya.

Akan tetapi, Verdonk mesti menempati posisi lain untuk menutup lubang yang ditinggalkan oleh Thom Haye. Gelandang Persib Bandung tersebut harus absen dalam empat laga karena terkena sanksi larangan bermain dari FIFA.

Jika nantinya Haye bisa kembali bermain, otomatis Verdonk akan kembali bergeser ke posisi awalnya. Ini bakal menambah persaingan ketat di pos bek kiri Timnas Indonesia. Apalagi, masih ada banyak amunisi yang dimiliki Skuad Garuda.

Hadirnya persaingan ini tentu memberikan efek positif bagi Tim Garuda. Sebab, para pemain dituntut untuk menjaga standarnya di level tertinggi agar tetap dipercaya Herdman memperkuat Timnas Indonesia.

 


Opsi Amunisi Tambahan

Winger Timnas Indonesia, Dean James saat melawan Lebanon pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Selain nama-nama tersebut, John Herdman sebetulnya sudah mengantongi dua stok bek kiri lain untuk Timnas Indonesia. Nama ini sempat muncul dalam daftar 41 pemain awal yang masuk provisional squad, alias daftar pemain sementara sebelum penentuan skuad akhir.

Ya, dua nama yang dimaksud ialah Dean James dan Yance Sayuri. Nama yang disebut terakhir akhirnya dicoret saat John Herdman mengeliminasi 17 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta.

Sedangkan Dean James menjadi satu di antara pemain yang akhirnya absen menjelang laga melawan St Kitts dan Nevis buntut permasalahan administrasi terkait isu paspor yang dipermasalahkan di Belanda.

John Herdman pun menghormati keputusan Dean James yang tak bisa memenuhi panggilan ke Skuad Garuda. Dia bahkan memberikan dukungan penuh kepada pemain Go Ahead Eagles itu untuk merampungkan permasalahannya.

 


Masih Ada Stok Lain

Pemian Timnas Indonesia, Pratama Arhan mengejar bola saat laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (10/09/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Timnas Indonesia juga masih memiliki alternatif lainnya apabila ada nama-nama yang tak bisa bergabung. Dua nama yang dimaksud ialah Shayne Pattynama dan Pratama Arhan. Keduanya memang tak mendapatkan panggilan dari Herdman pada Maret ini.

Namun, Shayne sebetulnya punya pengalaman yang cukup mentereng bersama Timnas Indonesia karena sudah mengukir debut sejak Juni 2023. Dia sudah merasakan bermain di Piala Asia 2023 hingga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pratama Arhan justru punya catatan yang jauh lebih istimewa. Meski harus absen lama karena pemulihan cedera, dia saat ini termasuk sebagai satu di antara kolektor caps terbanyak Timnas Indonesia.

Sejak debut pada Mei 2021 di era Shin Tae-yong, Arhan sudah tercatat mengumpulkan 50 penampilan di berbagai ajang. Sayangnya, dia sudah lama tak mendapatkan kesempatan bermain, terutama sejak Patrick Kluivert mengambil alih kendali Timnas Indonesia.

Berita Terkait