Usai Keluhan Liverpool, Michael Carrick Terapkan Larangan Baru di MU

Michael Carrick dikabarkan menerapkan larangan baru di MU setelah keluhan Liverpool. Apa itu?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 02 April 2026, 12:30 WIB
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberi isyarat dari tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Arsenal di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Bola.com, Jakarta - Pelatih sementara Manchester United, Michael Carrick, disebut-sebut menerapkan kebijakan baru yang cukup mencolok: menghapus penggunaan lemparan ke dalam jarak jauh dari strategi timnya.

Keputusan ini muncul di tengah tren di Liga Inggris yang justru makin banyak memanfaatkan situasi bola mati, termasuk lemparan jauh, sebagai senjata utama. Sejumlah klub seperti Arsenal dan Brentford terbukti meraih keuntungan dari pendekatan tersebut.

Advertisement

Namun, tidak semua pihak menyukai perubahan ini. Pelatih Liverpool, Arne Slot, termasuk yang secara terbuka mengkritik dominasi taktik bola mati di level tertinggi.

Sejak Carrick menggantikan Ruben Amorim di Old Trafford, ancaman MU dari situasi bola mati justru mengalami penurunan.


Intensitas Turun

Diogo Dalot (kiri) berebut bola dengan Boubacar Kamara saat MU bertandang ke markas Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Villa Park, Senin (22/12/2025) dini hari WIB. (Nick Potts/PA via AP)

Pada era Amorim, ketika efektivitas serangan dari permainan terbuka terbatas, MU mampu mencetak 13 gol dari skema bola mati.

Catatan itu hanya kalah dari Arsenal yang mengoleksi 18 gol dari situasi serupa.

Di bawah Carrick, MU memang masih menambah lima gol dari bola mati. Namun, intensitas ancamannya menurun karena jumlah percobaan yang dilakukan jauh lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Perubahan paling mencolok terlihat pada penggunaan lemparan ke dalam jarak jauh. Di era Amorim, tugas ini diemban Diogo Dalot dan menghasilkan 13 peluang. Namun, sejak Carrick mengambil alih, Setan Merah hanya mencatat satu percobaan dari skema tersebut.

Padahal, banyak tim Liga Inggris kini justru menjadikan lemparan jauh sebagai cara efektif untuk menciptakan peluang.


Komentar Slot

Arne Slot, pelatih Liverpool, setelah pertandingan melawan PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Anfield, Rabu dini hari WIB (12-3-2025). (Bola.com/liverpoolfc.com)

Pendekatan berbeda yang diambil MU ini bertolak belakang dengan tren, sekaligus menjadi satu di antara hal yang sebelumnya membuat Slot frustrasi.

Berbicara soal bola mati, Slot membandingkan dengan liga lain di Eropa.

"Kalau saya menonton liga lain, saya tidak melihat penekanan sebesar ini pada bola mati. Di Belanda, saya melihat gol dianulir dan pelanggaran terhadap kiper diberikan, dan saya berpikir: 'Wah, perbedaannya besar sekali,'" kata Slot.

"Di sini, Anda hampir bisa menghantam wajah kiper dan wasit tetap membiarkan permainan berlanjut. Apakah saya menyukainya? Sebagai mantan pemain, saya tidak menyukainya," imbuh pelatih asal Belanda itu.


Kualitas Pertandingan

Bek Brentford asal Italia #33, Michael Kayode, melakukan lemparan ke dalam jarak jauh dalam pertandingan Liga nggris antara Brentford dan Liverpool di Stadion Komunitas Gtech, London, pada 25 Oktober 2025. (Glyn KIRK/AFP)

Slot juga menyinggung kualitas hiburan pertandingan.

"Saya menonton Barcelona dari 10, 15 tahun yang lalu. Setiap hari Minggu Anda menantikan untuk menonton mereka bermain," katanya.

"Sebagian besar pertandingan Liga Inggris yang saya tonton sekarang bukanlah hiburan bagi saya, tetapi tetap menarik karena sangat kompetitif," katanya lagi.

Menariknya, di tengah perubahan pendekatan tersebut, performa MU justru membaik. Di bawah Carrick, Setan Merah perlahan merangkak naik dari luar empat besar hingga kini bersaing untuk tiket ke Liga Champions.

Setan Merah kini berada di jalur untuk kembali ke kompetisi elite Eropa, sementara rival seperti Liverpool dan Chelsea justru masih tertahan di luar empat besar.

Carrick mencatat awal yang impresif. Dari 10 pertandingan pertamanya sebagai pelatih sementara, ia meraih tujuh kemenangan dan hanya sekali menelan kekalahan.

 

Sumber: Express

Berita Terkait