Piala Dunia 2026: Pochettino Khawatir Kualitas Timnas AS, Akui Pulisic Frustrasi

Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kualitas skuad yang akan dibawanya ke ajang Piala Dunia 2026.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 April 2026, 22:15 WIB
Pelatih kepala Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, menyaksikan pertandingan persahabatan internasional antara Jepang dan USMNT di Lower.com Field pada 9 September 2025 di Columbus, Ohio. Koji Watanabe/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kualitas skuad yang akan dibawanya ke ajang Piala Dunia 2026.

Pochettino mengakui bahwa proses pemilihan pemain menuju turnamen besar tersebut tidak akan mudah. Ia saat ini tengah mempertimbangkan sekitar 35 hingga 40 nama untuk dipangkas menjadi 26 pemain inti.

Advertisement

“Ini akan menjadi proses yang menyakitkan karena kami harus memilih 26 pemain dari 35 atau 40 nama. Mereka yang terpilih tentu bahagia, sementara yang tidak akan kecewa,” ujar Pochettino.

Performa Timnas AS dalam laga uji coba terbaru turut menambah kekhawatiran sang pelatih. Mereka harus menelan kekalahan 0-2 dari Portugal national team dan kalah telak 2-5 dari Belgia.

Menurut Pochettino, kualitas pemain AS masih tertinggal dibandingkan tim-tim elite Eropa. Ia menilai negara seperti Portugal dan Belgia memiliki sejumlah pemain yang masuk dalam jajaran 100 terbaik dunia, sesuatu yang menurutnya belum dimiliki timnya saat ini.

“Saya pikir Portugal dan Belgia memiliki beberapa pemain di dalam 100 terbaik dunia. Saya rasa kami belum memiliki itu,” jelasnya.


Performa Pulisic

Penyerang Amerika Serikat #10 Christian Pulisic merayakan gol pertama timnya yang dicetak ke gawang Bolivia pada aga pembuka Grup C Copa America 2024 di Stadion AT&T, Arlington, Senin pagi (24/6/2024). (Aric Becker / AFP)

Selain itu, Pochettino juga menyoroti performa kapten tim, Christian Pulisic, yang dinilai belum maksimal dalam urusan mencetak gol di level internasional.

Pemain AC Milan tersebut disebut tengah mengalami frustrasi, namun Pochettino justru melihat hal itu sebagai sesuatu yang positif.

“Ya, dia merasa frustrasi, tapi itu yang kami inginkan. Dia terus berjuang dan saya yakin dia akan segera mencetak gol. Ketika dia kembali ke klub dan mulai mencetak gol, maka itu akan berlanjut,” tambahnya.

Dengan waktu persiapan yang semakin menipis, Pochettino kini dihadapkan pada tantangan besar untuk meningkatkan kualitas tim sekaligus menentukan skuad terbaik demi bersaing di panggung dunia.

Berita Terkait