Milomir Seslija Ketar-ketir Jelang Duel Krusial Persis Vs PSM, Bek Asing Andalannya Malah Terserang Diare

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi PSM Makassar pada laga pekan ke-26 BRI Super League.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 03 April 2026, 21:15 WIB
Pelatih kepala Persis Solo, Milomir Seslija sebelum dimulainya laga perebutan peringkat ketiga Piala Presiden 2024 menghadapi Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/8/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, meminta anak asuhnya tetap waspada saat menghadapi PSM Makassar pada laga pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. Jelang laga krusial tersebut, satu pemain andalan Persis Solo malah terserang diare dan diragukan tampil.

Duel yang bakal berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (4/4/2026) pukul 15.30 WIB tersebut, jadi partai yang krusial bagi Persis Solo. Mereka butuh tambahan poin untuk menjaga jarak dari penghuni zona merah klasemen.

Advertisement

Pada laga krusial ini, Milomir Seslija mengingatkan pemain untuk berhati-hati. Tim Juku Eja memiliki kekuatan yang harus diantisipasi meskipun sudah tidak meraih kemenangan pada lima pertandingan terakhirnya.

“Kami memprediksi duel melawan PSM Makassar akan menjadi pertandingan yang berat dan kompetitif. Kami memahami PSM adalah tim yang berkualitas,” ujar Milo dalam sesi konferensi pers, Jumat (3/4/2026).

“Saat bermain di kandang, mereka akan memperlihatkan spirit dan motivasi yang luar biasa. PSM memiliki pemain-pemain yang berkualitas, termasuk amunisi impor dan pemain mudanya,” lanjut pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu.


Bek Andalan Terancam Absen

Persis Solo mendatangkan bek tengah asal Kroasia, Luka Dumancic. (Doc Persis)

Selain itu, Milo juga menyinggung satu masalah yang dihadapi timnya. Dia menyebut, ada satu pemain andalan Persis, yakni Luka Dumancic, yang diragukan tampil karena mengalami masalah pencernaan.

“PSM tahu bagaimana cara bermain sepak bola. Kami sudah memetakan di mana kekuatan dan kelemahan mereka. Kami akan mencoba semaksimal mungkin meskipun kami memiliki beberapa masalah di tim,” ujar dia.

“Ada pemain kami yang mengalami masalah perut. Beberapa pemain yang merasakannya juga. Saya harap, besok pada hari pertandingan kondisi yang dialami para pemain sudah jauh lebih baik,” lanjut Milomir Seslija.

Menurut keterangan dari dokter Persis, Iwan Wahyu Utomo, masalah pencernaan Luka Dumancic sempat bertambah parah hingga disertai demam. Kini, pemain asal Kroasia itu sudah mendapatkan perawatan rehidrasi dan diminta untuk beristirahat.

Absennya Dumancic jelas menjadi problem bagi lini pertahanan Persis. Sejak bergabung pada putaran kedua, pemain berusia 27 tahun itu langsung menjadi nyawa dan benteng kokoh milik Laskar Sambernyawa

 


Ambisi Muhammad Riyandi

Kiper Persis Solo, Muhammad Riyandi, mencatatkan penampilan pertamanya di BRI Liga 1 2023/2024 pada laga melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/9/2023), setelah absen tujuh bulan karena cedera. (Bola.com/Radifa Arsa)

Sementara itu, penjaga gawang Persis, Muhammad Riyandi, akhirnya kembali mendapatkan kepercayaan dari Milomir Seslija. Dia menegaskan ambisi rekan-rekannya untuk bisa membawa pulang hasil positif dari laga ini.

“Yang pasti, pertandingan ini bukan laga yang mudah. Namun, kami sudah melakukan persiapan yang baik untuk besok. Kami berharap besok bisa bermain dengan baik sesuai dengan instruksi pelatih. Kami berharap bisa membawa pulang tiga poin dari sini,” ujar Riyandi.

Sang kiper belakangan ini kembali menjadi pilihan utama Persis. Setelah sempat tersisih karena kehadiran penjaga gawang asing, Vukasin Vranes, Riyandi bisa mempersembahkan clean sheet pada dua laga terakhirnya.

 


Berbekal Modal Positif

Persis Solo saat ini mengantongi modal yang jauh lebih mewah pada putaran kedua. Laskar Sambernyawa, meski berada di papan bawah, sudah melewati enam laga tanpa tersentuh kekalahan.

Mereka tercatat mampu mengamankan dua kemenangan dan empat imbang. Hasil semacam ini menjadi sinyal kebangkitan tim asal Kota Bengawan itu setelah sempat tertatih-tatih sepanjang musim 2025/2026.

Kini, konsistensi Persis bakal diuji saat melawat ke kandang PSM. Apalagi, mereka sempat menjalani jeda kompetisi lebih dari tiga pekan. Tentu bukan hal yang mudah untuk menjaga konsistensi ini di tengah libur panjang.

Berita Terkait