Joao Cancelo Ungkap Konflik dengan Guardiola: Merasa Diperlakukan Tidak Adil di Man City

Joao Cancelo kembali mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap perlakuan yang ia terima dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 04 April 2026, 09:15 WIB
Tentu tak ada yang meragukan kapasitas seorang pep Guardiola sebagai salah satu pelatih ulung di Eropa dalam mengangkat prestasi tiga klub besar yang pernah ditangani. Lewat kepemimpinannya, Bayern Munchen, Barcelona dan Manchester Ciy dibawanya merengkuh banyak trofi baik di level domestik maupun Eropa. Namun dalam kesuksesannya tersebut, ada beberapa pemain yang menjadi korban akibat berkonflik dengannya hingga memutuskan pergi dari klub yang dibelanya. Seperti 5 pemain berikut ini. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Bek sayap Barcelona, Joao Cancelo, kembali mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap perlakuan yang ia terima dari pelatih Manchester City, Pep Guardiola, saat masih membela klub asal Inggris tersebut.

Hubungan antara Cancelo dan Guardiola memang diketahui memburuk sejak pertengahan musim 2022/23. Situasi tersebut berujung pada keputusan sang pemain untuk meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Bayern Munich dengan status pinjaman.

Advertisement

Dalam wawancaranya, Cancelo mengungkap bahwa konflik antara dirinya dan Guardiola terjadi setelah ia kembali dari Piala Dunia 2022.

Ia mengaku sempat terlibat perdebatan panas dengan sang pelatih, yang kemudian berdampak besar terhadap posisinya di dalam tim.


Tidak Adil

Joao Cancelo yang masih berstatus sebagai pemain Manchester City baru saja dipinjamkan ke Barcelona pada musim lalu. Manchester City akan berusaha melepas pemain 30 tahun itu pada musim panas ini. Cancelo kabarnya masuk radar Al Hilal untuk memperkuat lini belakangnya. (Oli SCARFF / AFP)

Menurut Cancelo, Guardiola secara terang-terangan menyatakan ketidakpuasannya terhadap performanya dalam latihan dan memberi sinyal bahwa dirinya tidak lagi masuk dalam rencana tim. Hal tersebut membuatnya merasa diperlakukan tidak adil.

“Dia tidak menginginkan saya di sana lagi, jadi saya memutuskan untuk pergi ke Bayern dan saya tidak pernah menyesalinya sejak saat itu. Dia mengatakan kepada saya, ‘Saya tidak senang dengan Anda dalam latihan,’ dan bahwa dia tidak lagi memasukkan saya dalam rencananya," kata Cancelo

Saya pikir itu tidak adil, dan sampai sekarang pun saya masih berpikir begitu.”


Memutuskan Hengkang

Bek Barcelona, Joao Cancelo, merayakan golnya bersama dua rekan setimnya, Dani Olmo dan Raphinha, ketika menghadapi Sevilla dalam lanjutan La Liga Spanyol di Camp Nou, Minggu (15/3/2026) malam WIB. (Lluis GENE / AFP)

Ia pun memilih untuk hengkang dan melanjutkan karier di Bayern Munich, keputusan yang hingga kini tidak ia sesali. Cancelo menegaskan bahwa dirinya masih menganggap situasi tersebut sebagai sesuatu yang tidak pantas, bahkan hingga saat ini.

Saat ini, Cancelo tengah menjalani masa peminjaman bersama Barcelona dari klub Arab Saudi, Al-Hilal. Di Spanyol, ia berusaha menemukan kembali performa terbaiknya dan menjadi bagian penting dalam skuad Blaugrana.

Menariknya, di tengah kritiknya terhadap Guardiola, Cancelo justru memberikan pujian tinggi kepada pelatih asal Portugal, Jose Mourinho. Ia menyebut Mourinho sebagai sosok penting dalam sejarah sepak bola Portugal dengan rekam jejak luar biasa di level klub.


Keinginan Dilatih Mourinho

Cancelo juga mengungkapkan keinginannya untuk suatu saat bisa dilatih oleh Mourinho.

Menurutnya, pelatih tersebut memiliki kemampuan luar biasa dalam membawa tim yang tidak diunggulkan meraih kesuksesan besar, termasuk saat menjuarai Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan.

Pernyataan Cancelo ini kembali membuka cerita lama mengenai hubungannya dengan Guardiola yang belum sepenuhnya membaik, sekaligus menunjukkan arah baru dalam kariernya yang kini berusaha bangkit bersama Barcelona.   

Sumber: Tribalfootball

Berita Terkait