Bola.com, Antwerpen - Kasus "Paspoortgate" mulai merambah ke Liga Belgia. Royal Antwerp memutuskan untuk tidak melibatkan Gyrano Kerk ketika menghadapi Racing Genk dalam babak play-off Eropa Belgian Pro League 2025/2026 di Bosuilstadion, Antwerpen, pada Sabtu (4/4/2026) dini hari WIB.
Gyrano Kerk adalah pemain naturalisasi Suriname yang sebelumnya berkewarganegaraan Belanda. Winger berusia 30 tahun itu telah bermain sembilan kali untuk tim nasional barunya sejak debut pada Juni 2024.
Media Belgia, Nieuwsblad, menarasikan bahwa Royal Antwerp enggan mengambil risiko terhadap Gyrano Kerk, yang bisa saja mengalami masalah akibat status kewarganegaraan gandanya.
"Kami untuk sementara menepikan Gyrano demi alasan keamanan," ujar pernyataan Royal Antwerp.
Klub Hati-Hati
Keputusan Royal Antwerp untuk menepikan Gyrano Kerk mencerminkan kehati-hatian tim berjuluk The Reds di tengah ketidakpastian regulasi yang menghantam kompetisi tetangga, Liga Belanda.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi Royal Antwerp FC agar tidak menimbulkan konsekuensi hukum maupun administratif sebelum status Gyrano Kerk dipastikan aman.
"Situasi secara umum sangat tidak jelas dan kami tidak ingin mengambil risiko sampai semuanya benar-benar jelas. Klub sedang melakukan penyelidikan menyeluruh terkait apa dan bagaimana situasi Gyrano," jelasnya.
Ragnar Oratmangoen
Sementara itu, nasib pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen, yang juga berkarier di Liga Belgia bersama FCV Dender, masih belum diketuahui secara pasti.
Ragnar baru saja kembali ke FCV Dender setelah membela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Penyerang berusia 28 tahun itu dinaturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2024.
Karena Indonesia dan Belanda tidak menganut kewarganegaraan ganda, maka Ragnar secara aturan harus melepas paspor Belanda ketika memutuskan untuk menjadi WNI.
Terdekat, FCV Dender bakal memainkan babak play-off degradasi Liga Belgia dengan menantang tuan rumah La Louviere di Easi Arena - RAAL La louviere, La Louviere, pada Senin (6/4/2026) malam waktu setempat.
Sumber: Nieuwsblad