Pegadaian Championship: Menuju Promosi, PSS Diminta Tetap Konsisten di Sisa Musim

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan pentingnya menjaga fokus dan konsistensi meski timnya baru saja meraih kemenangan terbesar musim ini.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 05 April 2026, 10:45 WIB
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, dalam konfrensi pers setelah timnya meraih kemenangan 7-0 atas Persipal Palu pada laga pekan ke-23 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (4/4/2026) sore WIB. (dok. PSS Sleman)

Bola.com, Sleman - Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan pentingnya menjaga fokus dan konsistensi meski timnya baru saja meraih kemenangan terbesar musim ini di Pegadaian Championship 2025/2026.

Tim yang dijuluki Super Elang Jawa itu tampil menggila saat menjamu Persipal Palu FC pada laga pekan ke-23. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (4/4/2026) sore WIB, PSS melumat lawannya dengan skor telak 7-0.

Advertisement

Parade gol PSS masing-masing dicetak melalui quattrick Gustavo Tocantins (39', 41', 56', dan 88'). Kemudian Frederic Injai (45+2'), dan dua gol lainnya tercipta via gol bunuh diri Fauzan Hanif (13') serta Meru Kimura (48').

Meski melesakkan lebih dari setengah lusin gol, Ansyari Lubis meminta anak asuhnya tidak larut dalam euforia dan langsung mengalihkan perhatian ke empat laga tersisa yang krusial.

 


Fokus dan Konsistensi

Penyerang PSS Sleman, Gustavo Tocantins, tampil menggila dengan mencetak empat gol saat timnya menang 7-0 atas Persipal Palu pada laga pekan ke-23 Pegadaian Championship 2025/2026 Stadion Maguwoharjo, Sabtu (4/4/2026) sore WIB. (dok. PSS Sleman)

Juru taktik berusia 55 tahun tersebut menegaskan bahwa kemenangan besar ini harus dijadikan momentum untuk menjaga konsistensi, bukan malah membuat pemain lengah.

"Ya, artinya kami tetap selalu fokus, konsentrasi, dan yang paling penting konsisten. Karena di empat pertandingan ini kita tahu ada Barito, ada Kudus, juga Semarang dan Balikpapan," ujar Ansyari.

Menurut Ansyari, keberhasilan PSS dalam menjaga asa promosi tidak hanya ditentukan oleh satu hasil besar, melainkan kesinambungan performa hingga akhir musim.

"Jadi yang kami harapkan dari pemain konsisten. Menjaga asa ini harus sama-sama, harus punya rasa tanggung jawab bersama, dan yang paling penting adalah kerja keras serta fokus," tegasnya.

 


Semua Laga Seperti Final

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis (kanan), dalam konfrensi pers setelah timnya meraih kemenangan 7-0 atas Persipal Palu pada laga pekan ke-23 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (4/4/2026) sore WIB. (Bola.com/Ana Dewi)

Meski kini berada di posisi nyaman, Ansyari enggan berbicara terlalu jauh soal peluang promosi. Ia memilih pendekatan realistis dengan menargetkan kemenangan di setiap pertandingan.

"Enggak, saya kira kita lebih fokus ke satu pertandingan. Pokoknya setiap pertandingan kami anggap itu final," katanya.

Mantan gelandang Timnas Indonesia era 90-an itu juga menekankan bahwa timnya tidak ingin terjebak dalam hitung-hitungan peluang. Fokus penuh di setiap laga menjadi kunci utama.

"Jadi kami enggak berandai-andai. Kami harapkan dari semua pemain, setiap partai itu adalah final," sambung Ansyari Lubis.

 


Super Elja Di Atas Angin

Hingga pekan ke-23, Tim Elang Jawa masih kokoh di puncak klasemen Grup Timur Pegadaian Championship dengan koleksi 49 poin. Catatan tersebut diraih dari 14 kemenangan, tujuh imbang, dan dua kekalahan.

PSS unggul tiga angka dari Persipura Jayapura yang membuntuti di peringkat kedua. Adapun posisi ketiga ditempati Barito Putera dengan nilai 42, namun Laskar Antasari baru memainkan 22 laga.

Ke depan, Kim Jeffrey Kurniawan dkk. bakal menghadapi empat pertandingan penentuan melawan Barito Putera (A), Persiku Kudus (H), Persiba Balikpapan (A), dan PSIS Semarang (H).

Berita Terkait