Bola.com, Jakarta - Kabar pahit kembali menyelimuti Timnas Italia. Negara dengan sejarah panjang dan prestasi gemilang di sepak bola dunia itu dipastikan gagal tampil di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak play-off zona Eropa.
Dalam laga penentuan, Italia harus mengakui keunggulan Bosnia dan Herzegovina. Kekalahan tersebut memastikan Azzurri kembali absen dari panggung terbesar sepak bola dunia.
Ini menjadi pukulan telak bagi publik Italia. Pasalnya, Piala Dunia bukan sekadar turnamen bagi mereka, melainkan bagian dari identitas sepak bola nasional yang telah melahirkan banyak momen bersejarah.
Lebih menyakitkan lagi, kegagalan ini memperpanjang catatan buruk Italia dalam beberapa edisi terakhir, sekaligus menegaskan bahwa kejayaan masa lalu belum mampu mereka ulangi di era modern.
Rekor Emas yang Kini Tinggal Kenangan
Italia sejatinya bukan tim sembarangan. Mereka adalah salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi empat gelar juara.
Namun, ironisnya, kemenangan terakhir Italia di fase gugur Piala Dunia terjadi saat mereka mengangkat trofi pada 2006. Sejak saat itu, performa mereka justru mengalami penurunan drastis.
Penampilan terakhir Italia di putaran final terjadi pada 2014. Setelah itu, mereka dua kali beruntun gagal lolos, dan kini kembali harus menelan kenyataan pahit yang sama.
Padahal, sempat ada keyakinan bahwa Italia mampu bangkit dan tampil di edisi 2026. Namun, optimisme tersebut justru berujung kekecewaan.
Bonus Kontroversial Sebelum Laga Penentuan
Di balik kegagalan ini, muncul laporan yang cukup mengejutkan. Media Italia, La Repubblica, mengungkap adanya permintaan bonus dari para pemain sebelum laga play-off melawan Bosnia.
Skuad Italia disebut meminta bonus sebesar 300 ribu euro untuk dibagi ke seluruh tim jika berhasil lolos ke Piala Dunia, atau sekitar 10 ribu euro per pemain.
Permintaan tersebut sempat menjadi pembahasan internal, namun akhirnya tidak berlanjut setelah pelatih saat itu, Gennaro Gattuso, turun tangan.
Gattuso menilai pembicaraan mengenai bonus seharusnya dilakukan setelah tim memastikan tiket ke Piala Dunia, bukan sebelumnya.
Harapan Tipis dari Situasi Global
Meski gagal di lapangan, peluang kecil masih sempat muncul bagi Italia. Situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah, membuka kemungkinan perubahan peserta Piala Dunia.
Muncul spekulasi bahwa Timnas Iran berpotensi mundur dari turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Jika itu terjadi, Italia disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan posisi tersebut karena status mereka sebagai tim dengan peringkat tertinggi yang gagal lolos.
Namun, hingga saat ini, skenario tersebut masih sebatas spekulasi dan belum ada kepastian resmi.