Bos Aprilia Mulai Berani Klaim: Saat Ini Motor Kami Paling Kuat dan Jadi Benchmark di MotoGP 2026

Pada MotoGP 2026, untuk kali pertama, Aprilia menuju seri Eropa dengan memimpin tiga klasemen sekaligus: pembalap, konstruktor, dan tim.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 05 April 2026, 13:45 WIB
Dua pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (Mirco Lazzari gp / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Setelah kembali ke kelas utama dengan motor RS-GP pada tahun 2015, Aprilia sempat menghabiskan musim demi musim di papan bawah klasemen.

Namun pada MotoGP 2026, untuk kali pertama, Aprilia menuju seri Eropa dengan memimpin tiga klasemen sekaligus: pembalap, konstruktor, dan tim.

Advertisement

Kini pembalap Aprilia telah memenangkan empat dari enam balapan (gabungan Sprint Race dan Main Race) yang sudah digelar pada MotoGP 2026, dengan Marco Bezzecchi memimpin setiap lap untuk memenangkan tiga balapan di hari Minggu sejauh ini. 

Sementara rekan setimnya, Jorge Martin, telah meraih kemenangan di Sprint Race dan finis kedua di belakang pembalap Italia tersebut dalam dua Main Race terakhir. 

 

 

"Saya rasa sudah jelas bahwa, sejauh ini, motor terbaik adalah Aprilia. Dan itu kabar baik!" kata CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola saat diwawancara presenter MotoGP, Jack Appleyard beberapa saat setelah kemenangan Marco Bezzecchi pada balapan MotoGP Amerika Serikat beberapa waktu lalu. 

 

 


Rivola: Motor Aprilia Benchmark

Marc Marquez dan Marco Bezzecchi pada balapan MotoGP 2026. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Hasil di COTA lebih signifikan sebagai gambaran kekuatan Aprilia untuk sisa MotoGP 2026 daripada kemenangan di Buriram dan Brasil. Karena casing ban belakang standar digunakan untuk pertama kalinya pada balapan musim 2026.

Rivola mengatakan kepada Sky Italia: "Jelas bahwa motor ini benar-benar berkinerja baik tahun ini. Saya tidak ingin sombong, tetapi saya tidak terlalu terkejut, dalam artian angka-angka yang menunjukkan bahwa motor ini kompetitif memang ada."

"Hari demi hari, saya harus mengatakan bahwa motor ini cepat hampir di mana-mana. Jelas, sekarang kita sampai di Jerez di mana banyak yang telah melakukan sesi tes, termasuk kita meski sedikit, dan kita akan melihat di mana posisi kita.

"Saat ini, saya merasa ingin mengatakan bahwa Aprilia jadi motor benchmark. Mungkin kita tidak terbiasa mendengar itu, tetapi angka-angka mengatakan demikian hari ini. Dan dari sini hingga mengatakan apakah kita favorit atau bukan... kita berada di depan sekarang, itu sudah cukup," tambahnya. 

 


Marco Bezzecchi Pimpin Klasemen

Selebrasi Marco Bezzecchi usai menang di MotoGP Brasil 2026 (AFP)

Marco Bezzecchi, yang kehilangan potensi 24 poin setelah crash pada Sprint Race di Buriram dan COTA, saat ini memimpin klasemen pembalap dengan gap tipis empat poin atas Jorge Martin menuju MotoGP Spanyol pada 24-26 April.

Pembalap non-Aprilia terbaik, Pedro Acosta dari KTM, tertinggal 21 poin dan pembalap Ducati terbaik, Fabio di Giannantonio, tertinggal 31 poin.

Sementara juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez sejauh ini sangat kesulitan pada balapan hari Minggu dan tertinggal 36 poin dari Bezzecchi. 

Sumber: Crash 

Berita Terkait