Bola.com, Jakarta - Rasmus Hojlund, striker muda yang awalnya datang ke Manchester United (MU) dengan ekspektasi besar, kini menikmati kebangkitan di Napoli.
Penampilan yang gemilang di Italia memunculkan MU mungkin harus kehilangan talenta berharga mereka dalam waktu dekat.
Rasmus Hojlund bergabung dengan MU pada 2023 setelah klub membayar 72 juta pound kepada Atalanta. Harapan besar pun melekat pada pundak pemain berusia 21 tahun saat itu.
Sayangnya, dalam dua musim pertamanya, Rasmus Hojlund kesulitan memenuhi ekspektasi. Ia hanya mencetak empat gol dalam 26 penampilan Premier League musim lalu.
Kinerja yang dianggap mengecewakan itu mendorong MU mengeluarkan sekitar 200 juta pound untuk mendatangkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko.
Dengan banyaknya penyerang baru, Hojlund dinilai surplus dan diberi lampu hijau untuk berbicara dengan klub lain. Napoli bergerak cepat dan meminjam Hojlund selama satu musim, langkah yang terbukti menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Kebangkitan di Napoli
Bersama Napoli, Rasmus Hojlund menemukan kembali sentuhannya. Dalam 37 penampilan di semua kompetisi, ia telah mencetak 14 gol.
Penampilannya mencolok di Serie A dan Liga Champions menunjukkan bahwa ia telah “terlahir kembali” di Italia.
Rasmus Hojlund juga membangun kerja sama yang menjanjikan dengan Kevin De Bruyne, rekrutan Napoli yang sebelumnya menorehkan karier gemilang di Manchester City.
“Bersama Kevin, kamu harus siap berlari, kamu sudah tahu bahwa bola yang tepat akan datang,” ujar Hojlund mengenai rekannya tersebut.
Pujian dari Kevin De Bruyne
Ketika ditanya tentang komentar Rasmus Hojlund yang menyinggungnya, Kevin De Bruyne juga memberikan pujian besar kepada mantan rivalnya di Premier League itu.
“Saya mencoba, tapi saya tidak tahu… setiap kali seseorang bergerak, saya berusaha melayani mereka. Jika Anda tidak memberikan bola, mereka akan berhenti bergerak, dan itu akan membuat situasi saya lebih buruk juga,” kata De Bruyne kepada La Gazzetta dello Sport.
“Hojlund bisa menjadi pemain top, dia punya kualitas hebat. Dia mengalami masa sulit di Manchester, tapi sekarang dia sangat baik di sini. Dia masih muda, masih punya banyak waktu di depan,” lanjut pemain asal Belgia itu.
Pujian dari pemain sekelas Kevin De Bruyne meningkatkan reputasi Hojlund sebagai salah satu striker muda yang patut diperhitungkan di Eropa.
Masa Depan Hojlund: Bertahan di Napoli?
Kesepakatan peminjaman Hojlund ke Napoli mencakup kewajiban membeli permanen jika klub Italia itu berhasil lolos ke Liga Champions musim depan. Saat ini, Napoli berada di posisi ketiga Serie A, cukup aman untuk meraih tiket tersebut.
Namun, Direktur Olahraga Napoli, Giovanni Manna, mengindikasikan masa depan Hojlund tampaknya akan tetap di Naples, terlepas dari apakah mereka lolos ke Liga Champions atau tidak.
“Hojlund sangat berperan penting. Bahkan ketika ia tidak mencetak gol, ia selalu bekerja keras untuk tim,” ujar Manna kepada media Italia.
“Kami memiliki kewajiban untuk membelinya secara permanen jika kami lolos ke Liga Champions, tetapi saya tidak berpikir masa depannya akan jauh dari Napoli, bahkan jika itu tidak terjadi,” lanjutnya.
Kesepakatan permanen antara MU dan Napoli dikabarkan berada di kisaran 38 juta pound. Hojlund sendiri masih memiliki kontrak tiga tahun di MU, tetapi dengan performanya yang makin meningkat di Italia, Setan Merah mungkin kehilangan seorang pemain top yang baru saja menemukan bentuk terbaiknya.
Sumber: Metro