Bola.com, Jakarta - Masa depan Bernardo Silva bersama Manchester City tampaknya akan segera berakhir. Setelah hampir satu dekade penuh kesuksesan di Etihad Stadium, gelandang asal Portugal itu dipastikan akan meninggalkan klub pada akhir musim ketika kontraknya habis.
Kabar ini dikonfirmasi oleh asisten pelatih Pep Lijnders, yang untuk sementara menggantikan Pep Guardiola. Ia menyebut bahwa setiap perjalanan indah pasti memiliki akhir, dan Silva pantas mendapatkan perpisahan terbaik setelah kontribusi besarnya bagi klub.
Meski usianya akan menginjak 32 tahun pada Agustus mendatang, Silva masih menjadi bagian penting dalam skuad City. Ia termasuk salah satu pemain dengan menit bermain terbanyak musim ini, menunjukkan bahwa kualitas dan konsistensinya tetap terjaga di level tertinggi.
Dengan status bebas transfer yang semakin dekat, sejumlah klub mulai dikaitkan sebagai tujuan potensial Silva.
Barcelona
Barcelona dianggap sebagai destinasi paling ideal. Meski mungkin tidak mampu menyamai tawaran finansial klub lain, Barcelona tetap menawarkan kesempatan bersaing di level tertinggi.
Jika Silva ingin terus meraih trofi di kompetisi besar seperti La Liga dan Liga Champions, Barcelona menjadi pilihan yang sangat masuk akal. Meski belum ada posisi yang benar-benar kosong untuknya, situasi itu bisa berubah tergantung pergerakan pemain lain di bawah pelatih Hansi Flick.
Pada akhirnya, Silva memiliki banyak pilihan untuk masa depannya. Ia bisa mengejar keuntungan finansial, memenuhi ambisi emosional, atau tetap bermain di level tertinggi. Namun, jika prioritasnya adalah kompetisi elite, maka Barcelona bisa menjadi pilihan paling logis.
Benfica
Benfica adalah klub masa kecil Silva. Ia pernah beberapa kali mengungkapkan keinginannya untuk kembali sebelum pensiun.
Kini peluang itu terbuka, dan Benfica ingin membawanya pulang. Namun, laporan terbaru menyebut Silva belum tertarik kembali saat ini, karena ia masih ingin mencoba satu tantangan besar lagi sebelum mengakhiri karier di Portugal.
Juventus
Juventus dikenal sebagai klub yang cerdas dalam memanfaatkan transfer gratis. Mereka bisa menawarkan kesempatan bagi Silva untuk tetap bermain di level elite Eropa dengan gaji yang sesuai.
Namun, Juventus saat ini bukan lagi kekuatan dominan seperti dulu. Mereka masih berjuang untuk kembali ke papan atas dan bersaing di Liga Champions. Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi Silva.
Saudi Pro League
Saudi Pro League bisa menjadi opsi menarik, terutama dari sisi finansial. Silva bahkan bisa bereuni dengan rekan setimnya di Portugal seperti Cristiano Ronaldo, João Félix, dan Rúben Neves.
Meski reputasi liga ini belum setara Eropa, kekuatan finansialnya sangat besar. Jika uang menjadi faktor utama, Silva tidak akan mendapatkan tawaran lebih baik di tempat lain. Namun, pindah ke Timur Tengah bisa memengaruhi ambisinya untuk tetap bersaing di level tertinggi Eropa.
5. Major League Soccer
Klub-klub di Major League Soccer telah lama dikaitkan dengan Silva. Ia berpeluang mengikuti jejak pemain seperti Son Heung-min, Thomas Müller, Antoine Griezmann, dan tentu saja Lionel Messi untuk bermain di Amerika Serikat.
Namun, keputusan ini sangat bergantung pada ambisinya. MLS memang kompetitif, tetapi tidak memiliki daya tarik Liga Champions Eropa yang biasanya sulit ditolak pemain Eropa. Selain itu, potensi pendapatan di MLS juga tidak sebesar liga lain, yang bisa mengurangi daya tariknya.
Sumber: SI