Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 Masih Belum Pasti

Timnas Iran masih tanda tanya menjelang Piala Dunia 2026.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 09 April 2026, 21:30 WIB
Asisten pengundian, Tom Brady, Asisten pengundian, Shaquille O’Neal, Konduktor Samantha Johnson, Legenda FIFA, Rio Ferdinand, Asisten pengundian, Aaron Judge, dan Asisten pengundian, Wayne Gretzky berdiri di atas panggung saat Iran ditampilkan di layar selama Pengundian Resmi Piala Dunia 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada 5 Desember 2025 di Washington, DC. (Kevin Dietsch/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Iran masih tanda tanya menjelang Piala Dunia 2026

Menjelang turnamen yang tinggal beberapa bulan lagi, situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi faktor utama yang memengaruhi kepastian keikutsertaan mereka.

Advertisement

Dalam satu bulan terakhir, konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus memanas. Ketegangan tersebut berdampak langsung pada persiapan Iran, meskipun mereka telah memastikan diri lolos ke putaran final.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, memberikan pembaruan penting terkait kondisi ini. Ia mengungkapkan bahwa sejak konflik yang dimulai pada Februari 2026, peluang Iran untuk tampil di Piala Dunia menjadi tidak menentu.


Ingin Pindah ke Meksiko

Timnas sepak bola Iran berpose untuk foto bersama sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia Grup A antara Iran dan Uzbekistan, pada 25 Maret 2025 di Teheran. (AFP)

Sesuai jadwal saat ini, Iran direncanakan akan memainkan seluruh pertandingan mereka di wilayah Amerika Serikat, salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Namun, kondisi politik membuat Iran mengajukan permintaan kepada FIFA untuk memindahkan lokasi pertandingan mereka.

Sebelumnya, Donald Trump sempat menyatakan bahwa Iran tetap diterima untuk berpartisipasi di Piala Dunia. Namun, pernyataan terbaru yang bernada ancaman terhadap Iran memicu respons cepat dari pemerintah Iran.

Donyamali menegaskan bahwa pihaknya telah meminta FIFA untuk memindahkan seluruh pertandingan Iran dari Amerika Serikat ke Meksiko atau Kanada. Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari FIFA.

“Kami telah mengajukan permintaan kepada FIFA untuk memindahkan pertandingan Iran dari Amerika Serikat ke Meksiko, tetapi belum menerima jawaban. Jika permintaan ini disetujui, maka partisipasi Iran di Piala Dunia akan dipastikan. Namun sejauh ini FIFA belum memberikan respons,” ujar Donyamali.


FIFA Tak Ada Rencana Cadangan

Presiden FIFA, Gianni Infantino. (Bola.com/Dok.FIFA).

Dengan belum adanya keputusan resmi, nasib Iran di Piala Dunia 2026 masih menggantung. Keputusan FIFA dalam waktu dekat akan menjadi penentu apakah Iran dapat tampil di panggung sepak bola terbesar dunia tersebut atau tidak.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa Iran tetap diharapkan ambil bagian dalam Piala Dunia 2026. Ia bahkan menutup pintu terhadap segala kemungkinan perubahan jadwal atau lokasi, dengan menyatakan tidak ada “Plan B, C, atau D” untuk turnamen musim panas nanti.

Pernyataan ini muncul di tengah ketidakpastian terkait keikutsertaan Timnas Iran, yang dipengaruhi situasi geopolitik dengan Amerika Serikat. Seperti diketahui, Amerika Serikat menjadi salah satu tuan rumah bersama Meksiko dan Kanada, sementara seluruh laga fase grup Iran dijadwalkan berlangsung di wilayah AS.

Situasi tersebut memicu beragam pernyataan dari otoritas Iran sepanjang Maret. Ada wacana boikot terhadap Amerika Serikat, tetapi di sisi lain mereka tetap ingin tampil di ajang Piala Dunia.

 


Pernyataan FIFA

Dalam wawancara dengan media internasional, Infantino menegaskan bahwa FIFA tidak akan mengubah rencana yang sudah ditetapkan sejak akhir 2025.

“Tidak ada Plan B, C, atau D. Hanya ada Plan A. FIFA tidak bisa menyelesaikan konflik geopolitik, kami adalah organisasi olahraga. Tapi kami menggunakan sepak bola untuk membangun jembatan,” ujar Infantino.

Ia juga menekankan bahwa seluruh tim, termasuk Iran, diharapkan bertanding sesuai jadwal dengan semangat fair play dan saling menghormati.

“Jadwal sudah diumumkan pada Desember 2025 dan prinsip kami adalah menjalankannya sesuai rencana. Dunia menantikan pesta sepak bola, dan itulah yang akan kami hadirkan di 16 kota tuan rumah,” tambahnya.

Sumber: CBS

 

Berita Terkait