Kiper Klub BRI Super League yang Bisa Diandalkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Jam Terbang Berbicara

Kiper-Kiper Klub BRI Super League yang Bisa Diandalkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Jam Terbang Berbicara

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 10 April 2026, 09:00 WIB
Kiper-kiper klub BRI Super League: Teja Paku Alam, Cahya Supriadi, Ernando Ari Sutaryadi, Nadeo Argawinata.

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia bakal kembali beraksi lagi pertengahan tahun 2026 ini atau pada bulan Juli mendatang. Setelah melewati ujian FIFA Series, selanjutnya ada ajang yang tak kalah menarik, yakni Piala AFF 2026.

Ajang Piala AFF 2026 akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, lalu ada Singapura, Kamboja, dan pemenang play-off antara Brunei atau Timor Leste.

Advertisement

Hanya saja, Timnas Indonesia kemungkinan tidak dapat memanggil pemain-pemain abroadnya dari Eropa di periode itu. Waktu tersebut kemungkinan besar bentrok dengan pramusim klub-klub Eropa.

John Herdman kemungkinan bakal menurunkan pemain-pemain yang bermain di BRI Super League atau di kompetisi kawasan Asia Tenggara untuk komposisi skuadnya menghadapi Piala AFF mendatang.

Menarik untuk dibahas adalah komposisi kiper Timnas Indonesia. Nama-nama penjaga gawang potensial dari kompetisi dalam negeri bisa menjadi pilihan menarik untuk dipertimbangkan pelatih John Herdman.

Siapa saja yang berpeluang meramaikan persaingan kiper Timnas Indonesia untuk menghadapi Piala AFF 2026? Simak ulasannya di bawah ini:


Nadeo Argawinata

Kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, tampil impresif saat timnya membungkam Persija Jakarta dengan skor 3-1 di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Minggu (28/9/2025) malam WIB. (dok. Nadeo Argawinata)

Nama pertama dalam daftar ini adalah Nadeo Argawinata. Sosok kiper kawakan yang sering keluar masuk Timnas Indonesia.

Meski akhir-akhir ini kerap menjadi pelapis di Timnas Indonesia, pesona Nadeo Argawinata di bawah mistar gawang masih belum hilang begitu saja. Nyatanya ia adalah andalan bagi Borneo FC dalam persaingan di papan atas BRI Super League.

Kiper berusia 29 tahun itu mengukir delapan kali clean sheet alias tak kebobolan dalam 26 penampilan bersama Pesut Etam sepanjang musim ini. Nadeo juga sudah masuk proyeksi dalam komposisi kiper Timnas Indonesia saat ini.


Teja Paku Alam

Teja Paku Alam, kiper Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Jangan lupakan nama Teja Paku Alam. Penjaga gawang andalan Persib Bandung yang susah tergantikan musim ini. Ia menjadi satu di antara kunci sukses Persib bertengger di jalur juara BRI Super League untuk ketiga musim beruntun.

Sepanjang musim 2025/2026, Teja tampil impresif. Secara luar biasa, kiper berusia 32 tahun ini membukukan 16 kali clean sheet alias tidak kebobolan dari 24 pertandingan, yang kemudian banyak pihak berharap Teja dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.

Teja Pakualam belum pernah mencatat caps dengan seragam Timnas Indonesia. Jika ia berhasil membawa Persib kembali merajai Liga Indonesia dan menjaga performanya, bukan tak mungkin ia diangkut John Herdman di Piala AFF mendatang.


Ernando Ari

Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari, pada saat berhadapan dengan Persita Tangerang pada pekan kedua BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Sabtu (16/8/2025). (Bola.com/ Abdul Aziz)

Berikutnya ada Ernando Ari Sutaryadi yang masih menjadi salah satu penjaga gawang potensial milik Indonesia. Ia pernah menjadi kiper nomor satu Timnas Indonesia saat era pelatih Shin Tae-yong.

Setelah kedatangan Maarten Paes dan Emil Audero, kiper Persebaya ini kemudian banyak menjadi serep dalam komposisi kiper. Masih berusia 27 tahun, Nando punya kans besar kembali menjadi kiper utama skuad Garuda terutama di Piala AFF.

Konsistensi penampilannya bersama Persebaya di BRI Super League menjadi salah satu alasannya. Ernando sudah bermain 27 laga di BRI Super League musim ini, dengan torehan tujuh kali tanpa kebobolan.

 


Cahya Supriadi

Selebrasi pemain PSIM Yogyakarta, Cahya Supriadi saat timnya berhasil mecetak gol ke gawang Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Di urutan teratas dalam daftar ini, layak diberikan kepada Cahya Supriadi. Kiper asal klub PSIM Yogyakarta berusia 23 tahun menjadi pilihan paling menari, jika skuad Garuda tidak memungkinkan memainkan Maarten Paes dan Emil Audero.

Karier Cahya Supriadi terus menanjak di level klub. Pemain berusia 23 tahun itu andalan bagi Laskar Mataram dengan jumlah 24 penampilan dan mencatat 8 kali clean sheet sepanjang musim ini.

Cahya Supriadi juga merupakan kiper utama di Timnas Indonesia U-23 seperti saat ajang SEA Games 2025. Ia mendapat kesempatan masuk skuad final Timnas Indonesia oleh pelatih John Herdman dalam ajang FIFA Matchday beberapa waktu lalu.

 

Berita Terkait