Masukan Ekstrem Pelatih Juventus Buntut Kegagalan Italia ke Piala Dunia 2026: Mainkan Pemain U-19 di Serie A

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan masukan ekstrem terhadap regulasi Serie A buntut kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 09 April 2026, 22:15 WIB
Pemain Timnas Italia tertunduk lesu setelah kalah dari Bosnia-Herzegovina lewat drama adu penalti pada laga final playoff Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia karena kekalahan ini. (AP Photo/Armin Durgut)

Bola.com, Roma - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberikan masukan ekstrem terhadap regulasi Serie A buntut kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026.

Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Italia tidak mampu bermain di Piala Dunia setelah edisi 2018 dan 2022. Kali ini, tim berjulukan Gli Azzurri itu rontok di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.

Advertisement

"Bagaimana jika kita mewajibkan setiap tim Serie A memainkan satu pemain Under 19 secara tetap lewat regulasi?" ujar Spalletti dinukil dari media Italia, Sky Sport.

"Kami sebagai Juventus akan dipaksa memiliki empat pemain untuk bisa memainkan satu, karena kamu harus 'mengembangkan' empat. Empat untuk setiap tim menjadi angka yang besar," jelas Sky Sport.


2 Klub Rutin Turunkan Pemain U-19

Luciano Spalletti, pelatih anyar Juventus yang menggantikan Igor Tudor. (Dok. X @juventusfcen)

Pada musim ini, hanya dua klub Serie A yang rutin menurunkan pemain U-19. Keduanya adalah Atalanta dengan Honest Ahanor dan Genoa bersama Jeff Ekhator.

Honest Ahanor, bek berusia 18 tahun, mencatatkan 28 penampilan di berbagai kejuaraan pada musim ini, dengan 16 di antaranya di Serie A.

Sedangkan Jeff Ekhator, penyerang berusia 19 tahun, telah bermain 27 kali untuk Genoa di musim ini, yang 25 di antaranya terjadi di Serie A.


Juventus Tak Mainkan Pemain U-19

Secara keseluruhan, hanya ada sepuluh pemain U-19 Italia yang dimainkan di Serie A musim ini dan tersebar di delapan klub. Dari total 620 pertandingan, para pemain hanya terlibat dalam 80 laga, dengan 35 di antaranya sebagai starter.

Situasi sedikit lebih baik terlihat di U-21. Ada sepuluh pemain yang tersebar di sembilan kesebelasan dengan total 201 penampilan dan 120 kali sebagai starter.

Bahkan, masih ada enam tim yang sama sekali tidak memainkan pemain muda Italia di Serie A musim ini, termasuk Juventus yang dilatih Luciano Spalletti.


4 Klub Lainnya

Selain itu, Como 1907, Cremonese, AC Parma, Pisa, dan Verona juga belum memberi ruang bagi talenta muda lokal, mempertegas masih lebarnya jarak dalam proses regenerasi pemain di Serie A.

"Lalu siapa yang benar-benar akan jadi 'bagus'? Bisa saja justru muncul dari tim yang levelnya di bawah klub-klub besar," imbuh Spalletti.

Sumber: Sky Sport


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait