Wasit Ma Ning yang Kontroversial Terpilih Memimpin Pertandingan Piala Dunia 2026

FIFA telah merilis daftar perangkat pertandingan yang akan bertugas di Piala Dunia 2026.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 10 April 2026, 11:15 WIB
Wasit asal China, Ma Ning. (AFP/Karim Jaafar)

Bola.com, Jakarta - FIFA telah merilis daftar perangkat pertandingan yang akan bertugas di Piala Dunia 2026. Ajang tersebut akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

Sebanyak 52 wasit, 88 asisten wasit, dan 30 petugas video pertandingan dari 6 konfederasi dan 50 Asosiasi Anggota terpilih untuk bertugas di Piala Dunia 2026.

Advertisement

Dari banyaknya nama yang terpilih tersebut, ada satu nama yang rasanya belum akan dilupakan oleh pendukung Timnas Indonesia dalam waktu dekat. 

Sosok yang dimaksud adalah Ma Ning. Wasit berkebangsaan China itu sempat menimbulkan kontroversi saat memimpin laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Irak melawan Timnas Indonesia di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi (12/10/2025).


Merugikan Timnas Indonesia

Pemain Timnas Irak, Mohandad Ali (tengah), mengoper bola saat pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengejar dalam pertandingan kualifikasi Grup B Piala Dunia antara Irak dan Indonesia di Stadion Alinma Bank, King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu (12-10-2025) dini hari WIB. (Foto AP/Ali Issa)

Paling tidak ada empat kejadian kontroversial yang melibatkan Ma Ning dalam laga Irak melawan Timnas Indonesia tersebut.

Pada menit ke-14, terjadi kontak antara Jay Idzes dan bek Irak, Zaid Tahseen, yang membuat kapten Indonesia itu terjatuh.

Jay Idzes sempat melakukan protes keras dan meminta wasit meninjau ulang lewat VAR, namun permintaan itu diabaikan oleh Ma Ning.

Menit ke-66, Indonesia melancarkan serangan balik cepat. Umpan terobosan Thom Haye kepada Ole Romeny nyaris membuahkan peluang emas. Namun, sebelum bisa mengarahkan bola ke gawang, Romeny dijatuhkan oleh Zaid Tahseen.

Pada momen itu, Zaid merupakan pemain terakhir yang menghadang. Jika pelanggaran itu tak terjadi, Romeny berpeluang besar mencetak gol.

Namun, Ma Ning hanya memberikan kartu kuning kepada bek Irak tersebut, bukan kartu merah seperti yang diharapkan pemain Indonesia.


Sama Sekali Tidak Melihat VAR

Wasit Ma Ning (AFP/Karim Jafaar)

Kemudian pada menit ke-90+7. Umpan panjang Maarten Paes disambut sundulan Jay Idzes, bola mengarah ke Kevin Diks yang tengah berduel dengan Zaid Tahseen di kotak penalti Irak.

Dalam duel itu, Zaid Tahseen terlihat dua kali melakukan kontak keras kepada Kevin Diks. Pertama dalam perebutan bola, lalu menyikut kepala Diks.

Meski insiden tersebut terlihat jelas, Ma Ning justru memberikan pelanggaran untuk Irak dan bukan penalti untuk Indonesia. Ia juga tidak meninjau ulang insiden tersebut lewat VAR.