Pedro Acosta Bisa Hidupkan Marc Marquez di Ducati, Disamakan Efek Lorenzo ke Rossi

Duet Pedro Acosta-Marco Marquez disebut bisa mengulang kisah Valentino Rossi-Jorge Lorenzo.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 April 2026, 21:15 WIB
Pedro Acosta berduel dengan Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Thailand 2026 (AFP)

Bola.com, Jakarta - Potensi duet Pedro Acosta dan Marc Marquez di Ducati musim depan mulai memicu banyak perbincangan.

Mantan bos tim MotoGP, Livio Suppo, bahkan menyebut situasi ini bisa mengingatkan pada rivalitas legendaris Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di Yamaha.

Advertisement

Pada 2008, Yamaha membuat keputusan besar dengan menduetkan Rossi dengan Lorenzo, yang saat itu merupakan bintang muda yang sedang naik daun, menggantikan Colin Edwards.

Langkah tersebut langsung memicu ketegangan di dalam tim, bahkan sampai membuat garasi tim dipisahkan oleh tembok karena perbedaan pemasok ban.

Saat itu, Rossi sedang berada di puncak performa setelah mendominasi Yamaha sejak 2004 hingga 2007, dengan 29 kemenangan dan dua gelar juara dunia MotoGP.

Namun, Lorenzo cepat berkembang menjadi penantang serius. Ia bahkan sudah meraih kemenangan hanya pada balapan ketiganya di MotoGP.


Rivalitas Memanas

Giliran Marquez yang membuat kontroversi di MotoGP Australia 2015 yang berlangsung di Phillipe Island. The Baby Alien diduga memperlambat motornya untuk memberi ruang kepada Jorge Lorenzo yang tengah bersaing dengan Rossi memperebutkan Gelar Juara Dunia MotoGP 2015. (AFP/Saeed Khan)

Persaingan itu justru memacu Rossi untuk bangkit. Ia berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP pada 2008 dan 2009 secara beruntun.

Musim 2010 sempat diprediksi kembali menghadirkan duel sengit antara Rossi dan Lorenzo, tetapi cedera kaki yang dialami Rossi di Mugello mengubah segalanya.

Setelah sempat menjalani dua musim sulit bersama Ducati, Rossi kembali ke Yamaha pada 2013 dan kembali bersaing dengan Lorenzo.

Keduanya terus saling mendorong performa. Lorenzo menjadi pembalap Yamaha terbaik pada 2013, Rossi pada 2014, Lorenzo pada 2015 (saat meraih gelar dunia ketiganya), dan Rossi kembali unggul pada 2016, sebelum Lorenzo pindah ke Ducati.


Acosta Bisa Bangkitkan Marquez

Pedro Acosta dari Spanyol dan Red Bull KTM Factory Racing terlihat dan bersiap untuk memulai balapan MotoGP selama MotoGP AS - Balapan pada 30 Maret 2025 di Austin, Texas. (Mirco Lazzari gp/Getty Images via AFP)

Menurut Suppo, situasi serupa bisa terjadi jika Acosta benar-benar bergabung dengan Ducati dan menjadi rekan setim Marquez.

"Ini seperti ketika Yamaha memasangkan Lorenzo dengan Valentino," kata Suppo kepada GPOne.com.

"Jorge memperpanjang karier Rossi, ia memenangkan dua gelar dunia lagi."

"Hal seperti itu akan menjadi dorongan bagi pembalap kuat seperti Marquez, yang jelas merupakan pembalap luar biasa, sama seperti Valentino dulu," ujarnya.

"Memiliki pembalap muda yang sangat cepat di samping Anda bisa menghidupkan kembali semangat, karena itu memunculkan kembali daya juang yang mungkin sedikit berkurang seiring waktu."

"Saya tidak melihat Marc akan marah dengan situasi seperti itu, justru sebaliknya," lanjut Suppo.


Duel Sudah Terjadi

Pedro Acosta berduel dengan Marc Marquez di Sprint Race MotoGP Thailand 2026 (AFP)

Saat ini, Acosta yang membela KTM sedang berada di posisi ketiga klasemen sementara.

Ia bahkan sudah menunjukkan kapasitasnya dengan menantang Marquez dalam perebutan kemenangan pada balapan sprint pembuka musim di Buriram.

Dalam duel tersebut, Acosta keluar sebagai pemenang setelah Marquez terkena penalti di akhir lomba.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait