Persik Kalah dari Madura United, Marcos Reina: Kami Sedih dan Malu

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku malu setelah timnya dikalahkan Madura United dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bangkalan Madura.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 12 April 2026, 15:00 WIB
Madura United membungkam Persik Kediri 2-1 pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Madura (11/4/2026). (Doc Instagram Madura United)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku malu setelah timnya dikalahkan Madura United dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Bangkalan Madura pada pekan ke-27 BRI Super League, Sabtu (11/4/2026) sore WIB.

Pelatih asal Spanyol itu merasa hina, karena Rezaldi Hehanusa dkk. dipermalukan Laskar Sapeh Kerrab yang notabene tim papan bawah di daftar klasemen sementara BRI Super League.

Advertisement

"Yang kami rasakan saat ini sedih dan malu. Karena Persik kalah melawan tim yang berada di bawah kami. Kami main bagus dan seharusnya menang di sini," katanya.

Praktis pada musim ini Persik ibarat Macan Putih ompong di depan Madura United. Putaran pertama lalu, saat keduanya bertarung pada partai usiran di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Persik Kediri juga menyerah dengan skor sama.

 


Lini Belakang Persik Lemah

Duel Madura United vs Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Kasus tersebut berbeda dengan kekalahan dari tim papan bawah, seperti Persis Solo pada musim ini. Kedua tim saling mengalahkan, dan Persik berhasil menang di kandang sendiri.

Kesedihan Marcos Reina merupakan hal wajar. Tim Macan Putih berhasil mengungguli tim-tim semenjana lainnya seperti PSM Makassar, Persijap Jepara, Semen Padang, dan PSBS Biak.

Marcos Reina pun menyoroti lemahnya lini belakang yang begitu mudah diacak-acak Madura United lewat skema serangan balik.

"Kesalahan sama yang sering terjadi. Pertahanan kami lemah. Gol pertama sangat gampang masuk gawang. Begitu juga proses gol kedua. Lawan mudah masuk kotak penalti dan bikin gol," keluhnya.

 


Tak Bisa Memanfaatkan Peluang

Duel Madura United vs Persik Kediri di BRI Super League 2025/2026. (Bola.com/Gatot Sumitro)

Mantan jurutaktik Ranger's FC di Liga Andorra itu menyebut cara memanfaatkan peluang di kotak penalti. "Ada dua kotak penalti. Satu milik Persik, satu milik Madura United. Jika tim Anda tak bisa maksimalkan kesempatan di kotak itu, maka tim Anda akan kalah. Itu yang terjadi di pertandingan tadi," jelasnya.

Fakta berbicara. Dua gol Laskar Sapeh Kerrab yang dicetak Fransiskus Alesandro menit ke-34 dan Riquelme Sousa menit ke-73 terjadi di kotak penalti. Sementara itu, gol Persik yang dibikin Rendy Sanjaya menit ke-62 lewat tendangan yang sangat jauh dari kotak krusial itu.

Marcos Reina menilai permainan Persik lebih baik dari tuan rumah. Tetapi tampil bagus saja tak cukup untuk meraih poin.

"Dari segi performa, kami bisa mengalahkan siapa pun di liga ini. Namun di saat yang sama juga bisa kalah melawan siapa pun jika kami tak bertahan dengan baik di dalam kotak penalti dan tak mampu memanfaatkan peluang. Saya sudah memilih pemain yang bisa memenangkan pertandingan," tuturnya.

Kekalahan dari Madura United membuat Persik Kediri berada di urutan ke-12 klasemen sementara BRI Super League dengan nilai 30. Mereka unggul tujuh poin atas Madura United yang menempati peringkat ke-15.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait