Duel Kontra Persiku Diwarnai 3 Penalti dan Drama Injury Time Molor, PSIS Pilih Bungkam soal Wasit

Pelatih dan pemain PSIS Semarang memilih bungkam soal kepemimpinan wasit setelah pertandingan dramatis menghadapi Persiku Kudus.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 12 April 2026, 20:15 WIB
PSIS Semarang harus puas bermain imbang 3-3 kontra Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, Kudus pada laga pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/2026, Sabtu (11/04/2026). (dok. PSIS Semarang)

Bola.com, Kudus - Pelatih dan pemain PSIS Semarang memilih bungkam soal kepemimpinan wasit setelah pertandingan dramatis menghadapi Persiku Kudus pada pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/2026.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Sabtu (11/4/2026), PSIS Semarang dan Persiku Kudus harus puas berbagi poin setelah pertandingan berakhir imbang dengan skor 3-3.

Advertisement

Menariknya, Tim Mahesa Jenar sempat unggul 2-0 pada babak pertama lewat gol Alberto Goncalves (24’) dan Rafinha (45+6’). Namun, pada babak kedua, Skuad Macan Muria berhasil melesakkan tiga gol untuk berbalik unggul.

Dua gol di antaranya lahir dari eksekusi penalti Igor Henrique (57’ dan 90+14’). Adapun satu gol lainnya dicatatkan Caique Souza melalui eksekusi bola mati, tepatnya ketika laga menginjak menit ke-77.

Duel antara PSIS kontra Persiku memang berjalan sangat ketat dan dramatis. Bahkan, babak tambahan waktu yang seharusnya hanya 10 menit harus sampai molor hingga lebih dari 30 menit karena berbagai insiden di lapangan.

 


Ogah Komentari Wasit

PSIS Semarang akhirnya memperkenalkan pelatih kepala terbarunya untuk mengarungi putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026. Sosok juru taktik yang kini resmi menukangi Mahesa Jenar ialah Andri Ramawi Putra. (Dok. PSIS)

Meskipun akhirnya gagal mendulang poin penuh setelah sempat unggul dua gol, pelatih PSIS, Andri Ramawi Putra, tetap bersyukur dengan hasil ini. Anak asuhnya telah memperlihatkan perjuangan yang maksimal untuk terhindar dari kekalahan.

“Saya ingin berterima kasih atas perjuangan para pemain hari ini. Luar biasa. Terlepas dari hilangnya poin kami yang awalnya menargetkan tiga poin, tetapi kami harus tetap bersyukur,” ujar Andri Ramawi.

Andri juga tak ingin banyak berkomentar soal kepemimpinan wasit Agus Fauzan Arifin pada pertandingan ini. Menurut dia, biarlah publik yang menilai kinerja dan kepemimpinan wasit berusia 38 tahun itu.

“Saya tidak ingin banyak komentar soal wasit. Kita bisa melihat semuanya. Nanti kita bisa melihat tayangan ulang. Namun, saya pikir yang paling penting adalah kami setelah ini harus fokus lagi untuk mendapatkan poin di sisa pertandingan,” kata dia.

 


Rafinha Kirim Apresiasi

Penyerang PSIS Semarang, Rafinha (tengah), berhasil mencetak dua gol saat timnya bermain imbang 3-3 kontra Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, Kudus pada laga pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/2026, Sabtu (11/04/2026). (dok. PSIS Semarang)

Striker asing PSIS, Rafinha, juga kompak dengan pelatihnya. Dia tak ingin banyak berkomentar soal kinerja wasit. Pemain asal Brasil itu hanya ingin fokus dengan perjuangan rekan-rekannya yang tampil penuh motivasi di atas lapangan.

“Ini adalah pertandingan yang menarik. PSIS awalnya bisa unggul 2-0. Saya tidak ingin berbicara soal wasit. Namun, saya hanya ingin berkomentar soal rekan-rekan saya. Mereka tidak berhenti berjuang hingga menit-menit terakhir,” kata Rafinha.

“Menurut saya, ini sangat penting. Jadi, terima kasih teman-teman, terima kasih pelatih, terima kasih karena sudah percaya dengan tim ini. Kami akan kembali bekerja setelah pulang ke Semarang,” lanjut dia.

 


Persaingan Papan Bawah

Duel antara Persiku Kudus kontra PSIS Semarang tak hanya melibatkan gengsi. Partai ini sangat penting bagi kedua tim yang sama-sama ingin menjauh dari ancaman zona degradasi klasemen Grup Timur.

Saat ini, Persiku menempati peringkat ke-7 dengan koleksi 27 poin, sedangkan PSIS berada tepat di bawahnya dengan 20 poin. Tim Mahesa Jenar hanya terpaut tiga poin saja dari Persiba Balikpapan yang berada di zona play-off degradasi.

 

Berita Terkait