Adik Valentino Rossi, Luca Marini Terancam Terdepak dari MotoGP pada 2027

Nasib Luca Marini di kelas utama MotoGP kini berada di ujung tanduk. Setelah Yamaha dikabarkan resmi mengamankan jasa talenta Jepang, Ai Ogura, untuk musim 2027, pilihan bagi adik tiri Valentino Rossi tersebut kini semakin menipis.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 13 April 2026, 13:30 WIB
Dua pembalap Honda Joan Mir dan Luca Marini saat berkunjung ke Bali beberapa waktu lalu. (Honda)

Bola.com, Jakarta - Nasib Luca Marini di kelas utama MotoGP kini berada di ujung tanduk. Setelah Yamaha dikabarkan resmi mengamankan jasa talenta Jepang, Ai Ogura, untuk musim 2027, pilihan bagi adik tiri Valentino Rossi tersebut kini semakin menipis.

Luca Marini kini hanya punya satu jalur tersisa untuk tetap bertahan di grid pada MotoGP 2027. Begini situasinya, kontrak pembalap berusia 28 tahun itu bersama Honda akan habis pada akhir 2026, dan posisinya di tim pabrikan dipastikan terancam.

Advertisement

Kedatangan Fabio Quartararo dari Yamaha dan prospek duetnya dengan bintang Moto2, David Alonso, membuat Luca Marini harus segera mencari rumah baru.

Sebelumnya, Luca Marini sempat dikaitkan dengan kepindahan ke Yamaha untuk mengisi satu kursi kosong. Namun, kejutan terjadi di bursa perpindahan pembalap menuju musim depan.

Jorge Martin dikabarkan sudah mengunci kontrak untuk menggantikan Quartararo. Tim asal Iwata tersebut secara mengejutkan memilih Ai Ogura untuk menggantikan Alex Rins, alih-alih memilih Marini yang lebih berpengalaman.

 

 

 

 

 


Satu-satunya Harapan untuk Menyelamatkan Karier Luca Marini

Dua pembalap Honda Castrol, Luca Marini dan Joan Mir, menyambangi dealer Honda di Bali, Selasa (3/3/2026). (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Laporan dari Motorsport.com menyebutkan bahwa pihak Luca Marini sudah diinformasikan secara resmi bahwa Yamaha tidak akan menggunakan jasanya pada MotoGP 2027.

Kini, satu-satunya harapan Marini untuk tetap memacu motor MotoGP 2027 bergantung pada ambisi besar Honda untuk memiliki enam motor di grid. Kuncinya ada pada tim asal Prancis, Tech3.

Honda dilaporkan sedang melakukan negosiasi intensif untuk membajak Tech3 dari KTM. Jika kesepakatan ini terwujud, Honda akan memiliki satu tim satelit tambahan selain LCR Honda yang sudah mengunci Johann Zarco dan Diogo Moreir).

"Prioritas Honda saat ini adalah mencapai kesepakatan dengan Tech3. Ini bisa menjadi jalan bagi Marini untuk tetap berada di lingkungan Honda," tulis Motorsport Espana.

Meskipun performanya belum konsisten, Marini sangat dihargai oleh para teknisi Honda karena kemampuan analitisnya yang tajam. Menempatkannya di tim satelit Tech3-Honda dianggap sebagai solusi ideal bagi kedua belah pihak.

 


Risiko KTM Kehilangan Tech 3

Pembalap Red Bull KTM Tech 3, Enea Bastianini (c) Tech 3 Racing

Namun, rencana Honda memboyong Tech3 bukan tanpa risiko. Manuver ini membuat otoritas MotoGP merasa khawatir. Mengapa demikian?

Krisis finansial KTM, ya pabrikan asal Austria ini sedang mengalami restrukturisasi keuangan yang berat. Jika kehilangan Tech3, KTM hanya akan memiliki dua motor di grid.

Pemilik KTM, Bajaj Auto, dikabarkan mempertimbangkan untuk meninggalkan MotoGP sepenuhnya jika data yang mereka dapatkan berkurang drastis akibat minimnya jumlah motor.

Selain Honda, Aprilia juga dikabarkan mendekati Tech3 karena ketidakpastian masa depan tim Trackhouse. Bagi Luca Marini, setiap detik negosiasi antara Honda dan Tech3 saat ini sangatlah berharga.

Jika kesepakatan gagal tercapai, besar kemungkinan sang pembalap bernomor 10 tersebut harus merelakan posisinya di kelas para raja pada musim 2027 mendatang.

Berita Terkait